• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

Redaksi by Redaksi
Juli 24, 2026
in Regional
0
Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Ribuan pohon jati dan sonokeling di kawasan hutan BKPH Regaloh, Pati, ditemukan rusak parah usai diduga dikuliti hingga ditebang secara liar oleh oknum tak dikenal. Dugaan aksi pembalakan liar tersebut membuat Perum Perhutani KPH Pati ditaksir menelan kerugian hingga Rp1,13 miliar.

​Kasus dugaan penjarahan hutan negara ini resmi dilaporkan ke Polsek Tlogowungu pada Rabu (3/6/2026). Dugaan perusakan mencakup wilayah RPH Pasucen dan RPH Regaloh yang melingkupi kawasan Desa Regaloh, Sumbermulyo, dan Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu.

Selain penebangan, sebagian area hutan tersebut diduga sengaja dialihfungsikan menjadi lahan garapan liar.

​Kanit Reskrim Polsek Tlogowungu, Aiptu M. Nurrosyid, membenarkan adanya laporan pengaduan terkait dugaan perusakan fasilitas negara tersebut. Dalam laporan tersebut, peristiwa itu awal mulanya diketahui petugas saat berpatroli pada Senin (1/6/2026).

​”Petugas patroli mendapati aset tanaman berupa pohon Jati dan Sonokeling milik Perhutani dalam kondisi rusak akibat dikuliti bagian pangkal batangnya agar mati, serta ditebang,” terang Aiptu M. Nurrosyid, Jumat (24/7/2026).

Baca juga: Marak Pencurian Aki Truk di Pati, Imbas Tiadanya Pangkalan?

​Rincian Taksiran Kerugian Tembus Rp1,13 Miliar

​Hasil identifikasi awal menunjukkan dugaan kerusakan tersebar di beberapa petak vital. Di Petak 159A, sebanyak 1.340 pohon ditemukan dikuliti dan 350 tunggak ditebang dengan estimasi kerugian Rp113,2 juta.

​Selanjutnya di Petak 169A, terdapat 1.730 pohon dikuliti serta 980 tunggak ditebang dengan taksiran kerugian Rp181,5 juta. Sementara di Petak 170A, sebanyak 650 pohon dikuliti dan 175 tunggak ditebang dengan nilai kerugian Rp55,2 juta.

​Secara akumulatif, dugaan kerusakan di RPH Regaloh mencatatkan nilai kerugian terbesar yakni Rp783,7 juta, sedangkan di RPH Pasucen mencapai Rp350,07 juta. Total taksiran kerugian yang dialami Perhutani mencapai Rp1.133.788.000.

Baca juga: ​Mulai Kekeringan, Tiga Desa di Pati Ajukan Droping Air Bersih ke BPBD

​Terkait kalkulasi teknis angka kerugian tersebut, pihak kepolisian menyerahkan sepenuhnya kepada tim penilai internal Perhutani.

​”Untuk hitung kerugian coba konfirmasi lagi di Perhutani. Karena saya tidak tahu dasar dari penentuan kerugian tersebut,” ujar Nurrosyid.

​Saat ini, Polsek Tlogowungu masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi untuk melacak pihak yang bertanggung jawab atas dugaan perusakan hutan tersebut.

​”Pelakunya belum diketahui. Kami masih melakukan pendalaman,” tegasnya. (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Pembalakan liarPerhutani
Previous Post

Pelajar MTs di Kudus Kedapatan Beli Celurit 1,3 Meter, Alasannya Buat Pajangan

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

Juli 24, 2026
Pelajar MTs di Kudus Kedapatan Beli Celurit 1,3 Meter, Alasannya Buat Pajangan

Pelajar MTs di Kudus Kedapatan Beli Celurit 1,3 Meter, Alasannya Buat Pajangan

Juli 24, 2026
Bantu PKL Bangkit dari Sepi, Demokrat Pati Bersihkan Alun-Alun Kembangjoyo

Bantu PKL Bangkit dari Sepi, Demokrat Pati Bersihkan Alun-Alun Kembangjoyo

Juli 24, 2026
Ukur Kesiapsiagaan Bencana, Pemdes Banyutowo Gandeng YEU Gelar PKD

Ukur Kesiapsiagaan Bencana, Pemdes Banyutowo Gandeng YEU Gelar PKD

Juli 23, 2026

Recent News

Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

Dugaan Pembalakan Liar di Regaloh, Perhutani Pati Merugi Rp1,1 Miliar

Juli 24, 2026
Pelajar MTs di Kudus Kedapatan Beli Celurit 1,3 Meter, Alasannya Buat Pajangan

Pelajar MTs di Kudus Kedapatan Beli Celurit 1,3 Meter, Alasannya Buat Pajangan

Juli 24, 2026
Bantu PKL Bangkit dari Sepi, Demokrat Pati Bersihkan Alun-Alun Kembangjoyo

Bantu PKL Bangkit dari Sepi, Demokrat Pati Bersihkan Alun-Alun Kembangjoyo

Juli 24, 2026
Ukur Kesiapsiagaan Bencana, Pemdes Banyutowo Gandeng YEU Gelar PKD

Ukur Kesiapsiagaan Bencana, Pemdes Banyutowo Gandeng YEU Gelar PKD

Juli 23, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com