LINIKATA.COM, PATI – Maraknya aksi pencurian aki truk makin meresahkan para sopir di Kabupaten Pati. Absennya pangkalan truk resmi di wilayah Bumi Mina Tani memaksa para pengemudi memarkirkan armada mereka di sembarang tempat hingga menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.
Ketua Paguyuban Sopir Pati (PSP), Muhammad Syahidul Anam mencatat, setidaknya enam kali menerima laporan dari para sopir yang kehilangan aki. Kejadian ini terjadi saat para sopir memarkirkan kendaraannya di sejumlah tempat.
Bahkan, pada Minggu (19/7/2026) malam, kejadian kehilangan aki terjadi tiga kali di tempat yang berbeda, yakni di SPBU Ngantru, di depan Terminal Kembangjoyo, dan di sekitar Gemeces.
Sebelumnya, peristiwa serupa juga pernah terjadi di sejumlah tempat, di antaranya di depan PG Pakis, kemudian di depan Plasmen Trangkil, dan di Jalan Pati-Tayu tepatnya di Sukoharjo, Wedarijaksa.
”Ini laporan dari anggota PSP. Anggota PSP itu ada 300 lebih. Karena tidak ada tempat parkir, sopir parkir di tempat yang longgar,” ungkapnya, Rabu (22/7/2026).
Baca juga: Bendung Karet Bocor Lagi, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Kekeringan
Sarbumusi Pati Desak Pembangunan Pangkalan Truk
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Pati, Husaini menyatakan bahwa maraknya pencurian aki truk ini karena tidak adanya parkir truk di Kabupaten Pati.
”PSP yang dinaungi Sarbumusi sudah 3 kali audiensi meminta pangkalan truk sejak 2023. Baik audiensi dengan Pemkab dan DPRD Pati. Tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjut,” ungkapnya.
Makanya, sekali lagi dia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera membangun pangkalan truk. Menurutnya, pembangunan pangkalan truk ini merupakan tanggung jawab pemerintah untuk mendukung roda perekonomian.
”Kebutuhan pangkalan truk ini sangat mendesak. Apalagi pemerintah daerah teriak-teriak pingin jadi kota industri,” tegasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin
















