• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Proyek Kota Pusaka Lasem Rp88 M Terbengkalai, Fasilitas Mulai Rusak-Hilang

Redaksi by Redaksi
Mei 6, 2026
in Regional
0
Proyek Kota Pusaka Lasem Rp88 M Terbengkalai, Fasilitas Mulai Rusak-Hilang
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Kawasan Pecinan Karangturi, Lasem, yang sempat bersolek mewah melalui proyek revitalisasi Kota Pusaka, kini kondisinya kian memprihatinkan. Proyek strategis nasional yang digarap Kementerian PUPR pada 2021-2022 dengan anggaran fantastis mencapai Rp88,13 miliar tersebut, kini mulai kehilangan estetika dan fungsinya.

Pantauan di lapangan menunjukkan penurunan kualitas sarana dan prasarana (sarpras) yang signifikan. Sejumlah fasilitas publik seperti tiang lampu antik dilaporkan hilang, kursi-kursi taman rusak hingga raib, serta penataan lapak UMKM di jalur pedestrian yang dinilai kurang tertata.

Lemahnya Manajemen Pengelolaan Kawasan

Agni Malagina, warga Lasem sekaligus pengurus Yayasan Lasem Heritage, menyayangkan penurunan kualitas di koridor Karangturi hingga Kauman ini. Menurutnya, meski rancangan awal infrastruktur sangat baik, namun lemahnya manajemen menjadi pemicu utama kerusakan setelah hampir empat tahun pembangunan.

Baca juga: Kasus Seleksi Kadinas di Rembang: Inspektorat Periksa Pejabat BKD Berinisial A, K, dan G

“Saat ini koridor tersebut memang mengalami penurunan kualitas. Selain faktor alam dan lingkungan, tantangan terbesarnya adalah sistem pengelolaan yang belum maksimal,” ujar Agni.

Agni menyoroti bahwa meski warga dan pelaku UMKM setempat sudah berinisiatif menjaga kebersihan, koordinasi di tingkat pemangku kebijakan justru tampak jalan di tempat. Badan pengelola yang sudah memiliki SK pun seolah belum beroperasi secara efektif.

“Belum pernah ada koordinasi rutin atau rapat-rapat terkait pemanfaatan dan evaluasi (monev),” tegasnya.

Dinbudpar Rembang Segera Telusuri Aset

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) mengaku akan segera melakukan penelusuran internal. Sekretaris Dinbudpar Rembang, Isti Choma Wati, menyatakan perlu adanya kejelasan mengenai wewenang pengelolaan aset di kawasan tersebut.

“Langkah pertama, saya akan berkoordinasi dengan bidang destinasi untuk memastikan tempat itu sebetulnya tanggung jawab siapa. Apakah langsung di bawah Dinbudpar, dikelola desa, atau kelompok tertentu,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Korupsi TIK Dindikpora Rembang, Tersangka Inisial NS Belum Ditahan Sejak Desember

Isti menyadari pentingnya kawasan Karangturi sebagai ikon “Tiongkok Kecil” yang merepresentasikan akulturasi unik antara budaya Jawa, Cina, dan Islam. Pihaknya berkomitmen untuk segera membangun komunikasi demi mengembalikan marwah Lasem sebagai destinasi wisata sejarah yang unggul.

“Setelah tahu siapa penanggung jawabnya, baru dinas bisa menentukan langkah konkret ke depan seperti apa. Kita ingin mengembalikan lagi keunikan Pecinan kuno Lasem ini,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Lasem
Previous Post

Tawuran Pelajar Pecah di Dawe, Polisi Perketat Pengawasan Sekolah

Next Post

Jika Mangkir Lagi, Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati Akan Dijemput Paksa

Redaksi

Redaksi

Next Post
Markas Polresta Pati

Jika Mangkir Lagi, Tersangka Pencabulan Santriwati di Pati Akan Dijemput Paksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026

Recent News

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com