LINIKATA.COM, SEMARANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiapkan tambahan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) sebanyak 1.339.560 tabung. Langkah strategis ini diambil guna mengamankan dan memenuhi lonjakan kebutuhan konsumsi energi masyarakat selama momentum libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Penyaluran kuota tambahan tersebut didistribusikan secara serentak melalui mekanisme fakultatif pada Selasa (16/6/2026). Skema fakultatif sendiri merupakan kebijakan penyaluran ekstra di luar distribusi reguler harian. Langkah ini efektif menjaga stabilitas stok di pangkalan saat aktivitas memasak rumah tangga meningkat selama masa libur panjang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa pengawasan ketat terus dilakukan dari sirkulasi agen hingga ke level pangkalan resmi guna memastikan pemerataan pasokan energi subsidi ini.
Baca juga: Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan
“Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah, Pertamina menyalurkan tambahan LPG 3 Kg sebanyak 1.339.560 tabung. Pasokan ini terbagi menjadi 1.201.040 tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan 138.520 tabung untuk wilayah DIY. Penambahan ini kami lakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh gas melon dengan mudah,” ujar Taufiq Kurniawan dalam keterangan tertulisnya.
Pasokan Ekstra Setara 84 Persen Konsumsi Harian
Taufiq Kurniawan menguraikan, volume tambahan pasokan yang digelontorkan kali ini terhitung sangat masif lantaran setara dengan sekitar 84,79 percent dari konsumsi normal harian masyarakat di wilayah gabungan Jateng dan DIY. Dengan dukungan angka tersebut, ketahanan energi nasional di daerah dipastikan berada dalam status aman dan sangat mencukupi.
Di samping fokus menjaga keandalan pasokan gas subsidi, Pertamina juga memanfaatkan momentum ini untuk terus mengedukasi dan mendorong masyarakat kelas ekonomi mampu agar beralih menggunakan varian produk LPG non-subsidi.
Masyarakat menengah ke atas diimbau mengonsumsi produk seperti Bright Gas ukuran kemasan 5,5 Kg maupun Bright Gas 12 Kg. Langkah pembatasan psikologis ini dinilai krusial agar alokasi subsidi gas tabung melon dari pemerintah tepat sasaran dan benar-benar dinikmati oleh kelompok keluarga prasejahtera yang berhak.
Baca juga: Respons Keluhan Warga, DLH Pati Kucurkan Rp190 Juta untuk Benahi 4 Taman Kota
Imbau Warga Beli Langsung di Pangkalan Resmi
Guna menghindari praktik spekulasi harga atau aksi borong sepihak oleh oknum pengecer nakal di pasaran, Pertamina mengimbau konsumen untuk mengutamakan pembelian langsung lewat jaringan distribusi resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg langsung di pangkalan resmi Pertamina agar memperoleh produk dengan harga eceran tertinggi (HET) sesuai ketentuan pemerintah dan jaminan keaslian stok. Informasi mengenai titik lokasi pangkalan resmi terdekat juga dapat diakses dengan mudah oleh publik melalui website subsiditepatlpg.mypertamina.id,” tutur Taufiq.
Manajemen Pertamina Patra Niaga JBT berkomitmen penuh untuk melakukan pemantauan sirkulasi distribusi secara berkala selama periode libur keagamaan ini guna memastikan kenyamanan aktivitas harian warga tetap berjalan kondusif. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin














