• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Gawat! Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu di Pati Kalang Kabut

Redaksi by Redaksi
April 13, 2026
in Regional
0
Gawat! Harga Kedelai Meroket, Perajin Tahu di Pati Kalang Kabut
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Para perajin tahu di Kabupaten Pati mulai menjerit akibat kenaikan harga kedelai impor yang terjadi sepanjang April ini. Lonjakan harga bahan baku utama tersebut memaksa para pelaku usaha kecil memutar otak agar tetap bisa berproduksi di tengah biaya operasional yang membengkak.

Dion, salah satu perajin tahu asal Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, mengungkapkan bahwa harga kedelai saat ini naik cukup tajam dibandingkan periode sebelum Ramadan lalu.

“Sebelumnya itu sekitar Rp9.000 per kilogram, sekarang sudah naik jadi Rp10.600 sampai hampir Rp11.000,” ujar Dion saat ditemui di tempat usahanya, Senin (13/4/2026).

Baca juga: Harga Pupuk dan Pestisida di Pati Melejit, Petani Kelimpungan!

Dilema Harga Jual: Takut Kehilangan Pelanggan

Kenaikan sekitar Rp1.600 hingga Rp1.700 per kilogram ini diakui Dion sangat menekan margin keuntungan. Dalam sehari, ia mampu mengolah sekitar 70 kilogram kedelai menjadi 40 papan tahu. Meski beban produksi naik, ia mengaku belum berani menaikkan harga jual produknya ke konsumen.

Ia khawatir jika harga dinaikkan, para pelanggan setia akan beralih ke produk lain.

“Dampaknya sekarang belum terlalu terasa ke penjualan, tapi ke keuntungan jelas berkurang. Jadi menipis,” jelasnya.

Soroti Pengaruh Geopolitik Global

Menariknya, Dion menilai gejolak harga ini tidak lepas dari kondisi geopolitik luar negeri yang memengaruhi jalur distribusi komoditas internasional. Menurutnya, ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor dari Brazil dan Argentina membuat harga lokal sangat sensitif terhadap isu global.

“Kalau dari berita yang saya baca, ada pengaruh dari konflik luar negeri seperti Amerika, Israel, dan Iran. Itu katanya berdampak ke harga kedelai,” tambah Dion.

Sejauh ini, penggunaan kedelai lokal belum menjadi solusi bagi perajin di Pati. Selain stok yang terbatas, kualitas kedelai lokal dinilai masih di bawah standar kedelai impor untuk menghasilkan tekstur tahu yang diinginkan pasar.

Baca juga: Geruduk Dispertan Pati, Petani: Pupuknya Cuma 20%, Sisanya Pakai Doa Saja

Harapan Stabilitas Harga di Angka Rp9.000

Para perajin di wilayah Bumi Mina Tani berharap pemerintah segera melakukan intervensi untuk menstabilkan harga kedelai. Bagi mereka, harga ideal agar usaha tetap sehat berada di angka Rp9.000 per kilogram.

“Kalau di angka Rp9.000 itu kami masih bisa dapat keuntungan dan punya simpanan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Kedelai
Previous Post

33 dari 406 Gerai KDMP di Pati Kelar Dibangun, Operasional Tunggu Juknis

Next Post

Buru Pelaku Curanmor, Polres Kudus Kerahkan Anjing Pelacak Sisir Hutan Dawe

Redaksi

Redaksi

Next Post
Buru Pelaku Curanmor, Polres Kudus Kerahkan Anjing Pelacak Sisir Hutan Dawe

Buru Pelaku Curanmor, Polres Kudus Kerahkan Anjing Pelacak Sisir Hutan Dawe

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026

Recent News

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com