LINIKATA.COM, PATI – Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati terus menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 33 gedung KDMP dilaporkan telah rampung 100 persen dan siap menunjang ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Dewi Kartina Sari, mengungkapkan bahwa total sasaran pembangunan mencapai 401 KDMP dan 5 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah Bumi Mina Tani.
“Jumlah pemetaan lahan ada 277 titik, di mana 273 titik sudah terverifikasi. Berdasarkan catatan Kodim, pembangunan yang sudah finish saat ini ada 33 bangunan,” ungkap Dewi Kartina Sari.
Baca juga: Waduh! Ratusan KDMP di Rembang Diduga Dibangun Tanpa Papan Proyek
Operasional Kelembagaan Sudah Berjalan
Meski pembangunan fisik baru menyentuh puluhan lokasi, secara administrasi kelembagaan KDMP sudah terbentuk sejak 24 Mei 2025. Seluruh unit koperasi tersebut telah mengantongi pengesahan badan hukum dari Kemenkumham.
Dewi Kartina Sari menjelaskan bahwa tahap usaha sudah dimulai melalui kontak bisnis dengan BUMN, yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah. Saat ini, pengoperasian produk tinggal menunggu regulasi teknis lebih lanjut.
“Fokus sekarang pada pembangunan gedung gerai. Nanti akan diterbitkan Inpres Operasional KDMP sebagai peraturan teknis untuk mulai memasok barang dan produk,” terangnya.
Syarat Ketat Lahan Gerai KDMP
Terkait lokasi pembangunan, terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi berdasarkan arahan Mendagri, Tito Karnavian. Lahan yang digunakan bisa merupakan aset Pemerintah Desa (Pemdes), Pemda, maupun BUMN/BUMD dengan status kepemilikan yang jelas.
“Ketentuan lahannya harus strategis dengan luas minimal 1.000 meter. Kondisi geografis juga harus layak, bukan lahan urukan,” tegas Dewi Kartina Sari.
Saat ini, masih ada 129 titik lahan yang sedang dalam proses pemetaan dan verifikasi untuk memastikan kelancaran proyek strategis ini di Kabupaten Pati.
Editor: Ahmad Muhlisin















