• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Geruduk Dispertan Pati, Petani: Pupuknya Cuma 20%, Sisanya Pakai Doa Saja

Redaksi by Redaksi
April 9, 2026
in Regional
0
Geruduk Dispertan Pati, Petani: Pupuknya Cuma 20%, Sisanya Pakai Doa Saja
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Ratusan Petani Pengelola Perhutanan Sosial menggeruduk Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Kamis (9/4/2026). Mereka menuntut tambahan alokasi pupuk bersubsidi yang selama bertahun-tahun hanya mendapatkan alokasi 20 persen dari kebutuhan.

Para petani dari berbagai wilayah Kabupaten Pati itu membentangkan berbagai tulisan, seperti “Pupuk langka pemerintah di mana?”, “Aliansi Masyarakat Perhutanan Sosial menuntut pupuk bersubsidi 100 persen”, “Pupuknya 20% janjinya 100%. Sisanya pakai doa saja”, “Jatah pupuk bersubsidi 20% koyo diskon baju lebaran”, hingga “Berikan keadilan untuk petani hutan”.

Setelah melakukan orasi, para petani kemudian menggelar dialog soal berbagai permasalah pupuk subsidi dengan Kepala Dispertan Pati, Ratri Wijayanto.

Baca juga: DPRD Pati Godok Revisi Perda Karaoke dan PKL, Aturan Zona Merah Bakal Berubah?

Koordinator aksi, Saman mengaku lega karena keresahan petani akan diakomodir oleh Dispertan. Dari hasil dialog tersebut, Dispertan akan menjamin tambahan alokasi pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jadi nanti tahun ini Pak Kepala Dinas akan mengakomodir sesuai dengan kebutuhan petani. Tentu dengan ketentuan-ketentuan yang ada, tetapi secara umum insyaAllah akan dibantu oleh Pak Kepala Dinas dan juga teman-teman penyuluh,” katanya usai aksi.

Saman mengakui, alokasi pupuk subsidi 20 persen dari kebutuhan itu sangat kurang. Selain itu, alokasi tersebut juga sangat membingungkan petani maupun pengecer karena harus membagi-bagi pupuk. Artinya, sebagai pengecer kesulitan untuk membagi satu karung menjadi beberapa bagian.

“Ya tentu 20 persen ini sangat membingungkan kami yang ada di bawah. Karena kalau kita mengolah (lahan) hanya 1/4 hektare itu hanya paling dapat 10 kilogram, 13 kilogram (pupuk). Ini kan tidak solutif,” beber pria yang juga Kepala Desa Sokobubuk itu.

Di wilayah Sukobubuk, pihaknya menjelaskan kebutuhan pupuk diperkirakan mencapai 80 persen dari luas lahan yang sudah ditanami. Sedangkan total area perhutanan sosial di kawasan tersebut mencapai sekitar 1.260 hektare, yang tersebar di Desa Sukobubuk, Wangunrejo, Pegandan, hingga sebagian Bermi.

Baca juga: Pemkab Pati Ungkap Kendala Pendirian SMA Negeri di Jaken dan Tambakromo

Selain itu, lanjut dia, para petani juga mengeluhkan harga pupuk non subsidi jenis NPK yang tahun kemarin pernah mencapai Rp240 ribu per sak isi 50 kilogram. Sedangkan pupuk subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya Rp115 ribu dan pada tahun ini harganya sudah turun menjadi Rp92 ribu.

“Untuk harga (pengecer) sudah sesuai. Karena selama ini terus tidak tercukupi, maka petani membeli dari luar. Nah, yang dari luar inilah yang tanda kutip selama ini harganya tinggi. Tahun kemarin sampai Rp230-240 ribu. Tahun ini mungkin bisa sampai Rp140-150 ribu. Tapi kami butuh gitu lho,” keluhnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: demoDispertanPetani
Previous Post

Lestari Moerdijat: Kasus Campak Harus Jadi Alarm Pola Hidup Sehat Masyarakat

Next Post

Kepala Dispertan Pati Janji Penuhi Kebutuhan Pupuk Subdisi Petani Hutan, Asal …

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kepala Dispertan Pati Janji Penuhi Kebutuhan Pupuk Subdisi Petani Hutan, Asal …

Kepala Dispertan Pati Janji Penuhi Kebutuhan Pupuk Subdisi Petani Hutan, Asal ...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

SELAMAT IDUL FITRI

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

April 14, 2026
Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

April 14, 2026
Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

April 14, 2026
Plt Bupati Pati Minta Maaf Tak Bisa Perbaiki jalan Rusak Sebelum Lebaran

Waduh! Perbaikan 250 KM Jalan Pati Tunggu Perintah Plt Bupati

April 14, 2026

Recent News

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

Miris! Kawasan Kars Kendeng Menyusut 4 Ribu Ha, Gunretno: Tak Sebanding PAD Tambang

April 14, 2026
Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

Pemkab Kudus Borong Tiga Penghargaan Top BUMD Awards 2026

April 14, 2026
Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

Gawat! 31 Kepala Sekolah di Pati Terancam Dicopot, Ada Apa?

April 14, 2026
Plt Bupati Pati Minta Maaf Tak Bisa Perbaiki jalan Rusak Sebelum Lebaran

Waduh! Perbaikan 250 KM Jalan Pati Tunggu Perintah Plt Bupati

April 14, 2026
Lini Kata

© 2025 Linikata.com All right reserved

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

© 2025 Linikata.com All right reserved