LINIKATA.COM, KUDUS – Musibah kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang kambing milik Lisanto (66), warga Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, pada Selasa (16/6/2026) pagi. Akibat kejadian ini, 23 ekor kambing milik korban mati terpanggang.
Bangunan kandang yang mayoritas berbahan bambu dan kayu tersebut rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah sesaat setelah waktu subuh.
Lutfi Azhar, putra dari pemilik kandang, menjelaskan bahwa ia menerima kabar mengenai kebakaran tersebut dari tetangganya. Begitu sampai di lokasi yang berada di kawasan persawahan, api sudah membesar dan melahap hampir seluruh struktur bangunan.
Baca juga: Sound Horeg Terbakar saat Malam Satu Suro di Pasucen Pati
“Kondisi kandang sudah terbakar hebat saat saya sampai. Kami sempat mencoba memadamkan api bersama warga lain, namun upaya kami tidak membuahkan hasil karena api sudah telanjur menghanguskan bangunan,” ungkap Lutfi.
Hanya Satu Ekor Kambing Selamat dari Kobaran Api
Dari total 24 ekor kambing jenis gembel yang berada di dalam kandang, hanya satu ekor yang berhasil selamat. Kambing tersebut berhasil kabur ke area persawahan meski mengalami luka bakar di bagian tubuhnya.
Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono melalui Bhabinkamtibmas Desa Undaan Lor, Aiptu Sutono, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas bediang (pembakaran jerami atau dedaunan untuk mengusir nyamuk) yang tidak terpantau oleh pemiliknya. Material kandang yang mudah terbakar membuat api merambat sangat cepat di Kabupaten Kudus.
Pihak Polsek Undaan pun memberikan imbauan keras kepada warga agar senantiasa waspada, terutama di tengah musim kemarau saat ini.
Baca juga: Pemuda Bakar Rumah Ortu di Sukolilo Pati jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Polsek Undaan Kudus Imbau Warga Waspada Saat Nyalakan Api
“Kami ingatkan warga agar lebih berhati-hati saat menyalakan api di sekitar kandang. Pastikan benar-benar padam jika ingin meninggalkan lokasi, baik itu sisa bediang, kompor, maupun puntung rokok,” imbau Aiptu Sutono.
Akibat peristiwa ini, kerugian materiil yang dialami Lisanto diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kepolisian setempat kini terus mensosialisasikan pentingnya mitigasi kebakaran di lingkungan warga guna menghindari terulangnya kejadian serupa. (LK6)
Editor: Ahmad Muhlisin















