LINIKATA.COM, REMBANG – Hari Kemerdekaan RI di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, diwarnai tragedi berdarah. Seorang pelajar SMA berinisial X nekat menganiaya pamannya sendiri, RS (50), hingga tewas di pinggir jalan akibat konflik rebutan harta warisan.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Nusa Indah, depan Hotel Green Doorz, Magersari, Rembang pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.46 WIB. Pelaku yang baru duduk di kelas XI SMA tersebut awalnya hendak berangkat ke sekolah untuk upacara bendera.
”Antara pelaku dan korban ini sudah memiliki riwayat konflik perebutan harta warisan. Hubungan antar-keluarga keduanya sudah tidak akur,” kata Kasatreskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar, kepada wartawan, Senin (17/8/2026).
Baca juga: Siswa MTs di Pati Diduga Jadi Korban Perundungan hingga Dua Jari Putus
Awalnya Saling Pepet Motor
Insiden maut ini berawal saat pelaku sedang memboncengkan seorang perempuan menggunakan motor Honda Vario menuju sekolah. Saat melintas di Jalan Lingkar Dukuh Jeruk, Desa Sendangagung, Kaliori, motor pelaku tiba-tiba dipepet dan disenggol oleh motor Honda Beat milik korban.
Pelaku sempat tancap gas ke arah barat untuk menghindari korban. Namun sesampainya di depan Hotel Green Doorz, korban kembali memepet pelaku hingga keduanya sama-sama turun dari kendaraan.
Baca juga: Cinta Ditolak Pisau Bertindak, Wanita di Pati Dianiaya hingga Luka Serius
Dianiaya Pakai Helm hingga Meninggal
Begitu turun dari motor, duel maut tak terhindarkan. Pelaku langsung melepas helmnya dan menghantamkannya ke kepala sang paman.
”Pelaku turun dari motor sambil melepaskan helm kemudian memukulkannya ke kepala korban. Terjadi saling pukul dan saat dipisah oleh warga korban terjatuh,” jelas Alva.
Warga di lokasi kejadian langsung melerai keduanya dan mengamankan pelaku. Tragis, saat diperiksa oleh tim medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Polisi kini sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan helm yang digunakan untuk memukul korban. Kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian ini tengah ditangani intensif oleh Polres Rembang. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin













