• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Siswa MTs di Pati Diduga Jadi Korban Perundungan hingga Dua Jari Putus

Redaksi by Redaksi
Agustus 2, 2026
in Regional
0
Siswa MTs di Pati Diduga Jadi Korban Perundungan hingga Dua Jari Putus
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

​LINIKATA.COM, PATI – Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial A di Kecamatan Margorejo terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai diduga menjadi korban perundungan. Akibat insiden kekerasan tersebut, korban mengalami luka serius hingga dua jari tangan kirinya putus.

​Peristiwa ini mendadak gempar setelah rekaman video memperlihatkan korban sedang terbaring mendapat perawatan medis viral di media sosial. Dalam tayangan tersebut, pelajar kelas VII itu membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang menimpanya pada Senin (27/6/2026).

​Korban mengaku sempat dikejar oleh tiga orang kakak kelasnya. Saat berupaya menyelamatkan diri dengan memanjat tembok pagar, korban justru dipukuli hingga hilang kesadaran.

​Akibat tindakan fisik tersebut, dua ruas jari tangan kiri korban terputus dan harus langsung mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Baca juga: ​Diancam Didemo, Kejari Pati Nyatakan Kasus Dugaan Cabuli Santriwati P21

​Pihak Sekolah Bantah Perundungan

​Menanggapi kabar viral tersebut, Kepala MTs tempat korban bersekolah, Safi’i, membantah keras adanya unsur perundungan maupun perundungan dalam insiden yang menimpa anak didiknya. Pihak lembaga pendidikan mengklaim peristiwa itu murni peristiwa kecelakaan tunggal saat jam sekolah.

​”Menyatakan bahwa kejadian yang ada, betulnya adalah murni dari insiden atau kecelakaan yang tidak ada unsur kesengajaan atau pembullyan,” tegas Safi’i saat memberikan klarifikasi di lingkungan sekolah, Sabtu (1/8/2026).

​Safi’i menerangkan, kronologi kejadian versi sekolah bermula ketika para siswa hendak kembali ke ruang kelas seusai menjalankan ibadah salat zuhur. Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, sejumlah murid termasuk korban terlihat bermain di area sekitar pagar.

​Menurut penjelasannya, korban memanjat struktur pagar lalu secara tidak sengaja area tangannya terjepit hingga mengalami cedera berat.

​”Habis salat duhur, anak-anak masuk ke kelas. Terus ada anak-anak main, terjadilah itu ada yang main naik pagar terus tangannya kecepet (terjepit) gitu. Naiknya dari Utara, jatuhnya berada di Selatan pagar,” jelasnya.

​Safi’i menambahkan, pihak pengelola sekolah langsung bertindak cepat membawa korban menuju Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati untuk mendapatkan tindakan medis, sekaligus menghubungi orang tua murid bersangkutan. Meski begitu, dirinya mengaku awal mulanya tidak mengetahui jika cedera tersebut menyebabkan jari korban putus.

​”Ndak tahu (jari putus). Pas kejadian itu, yang mengantar rumah sakit, yang nolong itu saya bersama Pak Arif. (Korbannya) sudah pulang, katanya kemarin sore, Kamis sore pulang,” tambahnya.

Baca juga: Datangi DPRD Pati, Puluhan Warga Pertanyakan Pengisian Pj Kades hingga Proyek Jalan

​Kepolisian Kebut Penyelidikan

​Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan ini telah masuk dalam penanganan aparat penegak hukum setempat.

​Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati memastikan telah turun tangan untuk mendalami perbedaan keterangan antara penuturan korban dan klaim dari pihak pengelola sekolah.

​Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, menyatakan bahwa jajarannya sedang mengumpulkan bahan keterangan serta memeriksa saksi-saksi terkait.

​”Dalam penyelidikan dan akan kami kebut penanganannya. Mohon doanya,” terang Kompol Dika saat dikonfirmasi mengenai progres penanganan perkara tersebut melalui pesan singkat, Sabtu (1/8/2026). (LK1)

​Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Perundungan
Previous Post

​Ribuan Warga Padati Pekan Kreasi Pati, UMKM Didorong Go International

Next Post

Terungkap! Kasus Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati Berawal Saling Ejek

Redaksi

Redaksi

Next Post
Terungkap! Kasus Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati Berawal Saling Ejek

Terungkap! Kasus Dugaan Perundungan Siswa MTs di Pati Berawal Saling Ejek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

September 15, 2026
Kepala Dinas-Camat Bolos Paripurna DPRD Pati, Plt Bupati: Pasti Ada Sanksi

Kepala Dinas-Camat Bolos Paripurna DPRD Pati, Plt Bupati: Pasti Ada Sanksi

September 14, 2026

Recent News

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

Banyak Kasus Dugaan Keracunan, BEM se-Rembang Desak MBG Dihentikan

September 15, 2026
Kepala Dinas-Camat Bolos Paripurna DPRD Pati, Plt Bupati: Pasti Ada Sanksi

Kepala Dinas-Camat Bolos Paripurna DPRD Pati, Plt Bupati: Pasti Ada Sanksi

September 14, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com