LINIKATA.COM, PATI – Ketua Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra murka mendapat laporan banyak Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang lalai dan sering bolos. Tak tanggung-tanggung, dia meminta yang terbukti melakukan pelanggaran itu langsung dipecat.
“Tadi ternyata banyak sekali temuan kepala SPPG yang lalai, tidak di tempat, dan sebagainya. Itu kemarin rujukannya adalah SP1, saya minta itu langsung dipecat,” tegas Risma usai rapat koordinasi (rakor) evaluasi SPPG di Ruang Pragola, Selasa (15/9/2026).
Menurut dia, kepala SPPG merupakan pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh proses penyediaan makanan dalam program MBG. Chandra menegaskan, Kepala SPPG harus memastikan seluruh tahapan pengolahan makanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Mulai dari rantai makanan itu masuk sampai dikemas, itu kepala SPPG harus monitoring. Terus terkait makanan itu sebelum dikirim, dia harus cek semua,” ujarnya.
Baca juga: Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh
Tegaskan Masalah Nyawa
Menurut dia, SOP mengenai keamanan pangan sebenarnya telah tersedia. Persoalan yang terjadi, justru terletak pada pelaksanaannya di lapangan. Karena menyangkut keselamatan penerima manfaat, Chandra menilai kelalaian tidak boleh dianggap sebagai pelanggaran ringan.
“Kalau itu dilaksanakan, saya kira tidak ada terjadi keracunan. SOP-nya sudah jelas semua, cuma banyak yang tidak dijalankan. Makanya kalau ada hal seperti itu kok mereka tidak melaksanakan, saya sarankan untuk dipecat, karena ini masalahnya nyawa,” tegasnya.
Selain persoalan kedisiplinan kepala SPPG, Satgas MBG Pati juga menyoroti kualitas bahan baku yang digunakan oleh mitra. Chandra meminta kepala SPPG tidak takut melaporkan apabila menemukan mitra yang memilih bahan baku dengan kualitas buruk hanya karena harganya lebih murah.
“Kami tegaskan untuk kepala SPPG di semua SPPG harus ngasih laporan ke kita kalau ada mitra-mitra yang memilih raw material yang murah untuk lapor ke kita,” ungkapnya.
Baca juga: Polresta Pati Usut Kasus Dugaan Keracunan MBG, Bakal Tetapkan Tersangka?
Minta Kepala SPPG Berani Lapor Mitra Nakal
Menurut dia, kepala SPPG selama ini berpotensi berada dalam posisi sulit ketika harus berhadapan dengan mitra atau pemilik SPPG. Karena itu, Satgas meminta mereka berani menyampaikan temuan terkait kualitas bahan makanan.
“Selama ini mereka pastinya takut sama mitra-mitra SPPG, sama yang punya, kalau mereka ini beli raw material yang jelek dan sebagainya, buah ataupun yang lainnya. Ini kita minta untuk mereka lapor,” lanjut dia.
Editor: Ahmad Muhlisin













