LINIKATA.COM, PATI – Ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Pati, Sabtu (1/8/2026) malam. Mereka berburu berbagai produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga kuliner dalam Pekan Kreasi Pati 2026.
Bazar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati ini jadi cara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati membangkitkan perekonomian warga yang sedang lesu.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa Pekan Kreasi Pati menjadi momentum strategis untuk mendorong berbagai potensi lokal agar mampu menembus pasar global.
”Dengan Pekan Kreasi Pati, kami harapkan produk-produk UMKM lokal ini bisa go international. Banyak sekali produk UMKM Kabupaten Pati yang luar biasa dan berkualitas bagus, seperti jeruk pamelo dan kelapa kopyor,” ujar Chandra usai membuka Pekan Kreasi Pati 2026.
Baca juga: Ada Samsat Corner di Juwana, Warga Kini Tak Perlu Lagi Bayar Pajak ke Pati Kota
Antusiasme Tinggi Warga
Chandra pun takjub dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi. Bahkan, dia menyebut berbagai jalan sekitar alun-alun sampai macet. Dia memperkirakan padatnya lalu lintas ini akan terus berlangsung selama berlangsungnya Pekan Kreasi Pati.
”Ini sangat tinggi sekali, bahkan saya tadi minta maaf kepada Pak Kapolresta Pati, jalan Kabupaten Pati macet. Saya minta maaf buat masyarakat kalau memang seputar alun-alun sekarang ini sampai lima hari ke depan akan mengalami kemacetan,” katanya.
Mengingat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, pihaknya akan mengadakan acara serupa setiap tahun. Selain itu, gelaran tahun ini juga kembali menghidupkan pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pati yang sempat vakum selama tujuh tahun terakhir.
”Ya, ini akan jadi event tahunan. Bahkan event ini akan terus nanti sampai Desember. Supaya untuk meningkatkan UMKM di Kabupaten Pati,” katanya.
Baca juga: Bertahun-tahun Rusak, Jalan Pantura Widorokandang Pati Akhirnya Dibeton
Hadirkan 150 Stan Pameran dan Pentas Seni Budaya
Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Kabupaten Pati, Acep Iqbal Syamsul Bilad, menjelaskan bahwa Pekan Kreasi Pati 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 31 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Ajang ini menghadirkan sekitar 150 stan pameran yang mengombinasikan dinas instansi, kementerian, lembaga keuangan, BUMN, UMKM, hingga pelaku ekonomi kreatif lokal.
”Kita memberikan kesempatan mereka untuk memutarkan perekonomian Pati,” ucapnya.
Tak hanya stan produk dan kuliner, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan pertunjukan musik pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Pati serta atraksi seni tari dari kolaborasi Pati Movement.
”Jadi ruang ini menjadi ruang bertemunya ide, kreasi, dan budaya,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














