• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Ratusan Warga Demo Kiai yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati di Tlogosari Pati

Redaksi by Redaksi
Mei 2, 2026
in Regional
0
Ratusan Warga Demo Kiai yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati di Tlogosari Pati
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Ratusan warga menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5). Mereka menuntut kiai berinisial A segera dihukum karena diduga mencabuli puluhan santriwati.

Tak hanya warga setempat, demonstrasi tersebut juga diikuti GP Ansor Pati hingga Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi (Aspirasi).

Massa yang memadati depan ponpes membentangkan berbagai spanduk, seperti, ’Sang Predator’, ’Anak-anak adalah masa depan bangsa, bukan objek kepuasan’, hingga ’perempuan bukan objek seksual’.

Baca juga: Kiai di Pati Diduga Cabuli Puluhan Santriwati di Bawah Umur

Perwakilan Warga Tlogosari, Ahmad Nawawi, mengaku sangat resah dengan kasus dugaan pencabulan tersebut. Tak hanya pencabulan, yang bersangkutan juga diduga melakukan berbagai skandal mulai penipuan hingga pemerasan.

“Saya merasa resah, karena yang bersangkutan mengatasnamakan ponpes ini, merusak nama citra ponpes, nama NU, nama desa,” tegasnya.

Bahkan, lanjut dia, warga setempat sebenarnya sudah sering mendengar kasus dugaan pencabulan tersebut sejak lama. Namun, karena kiai tersebut diduga punya dekengan kuat, maka kasus tersebut sulit terungkap.

“Para korban sering mendapat tekanan, bahkan ancaman balik, sehingga banyak yang tidak berani melanjutkan kasus,” tambahnya.

Ketua PC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati, Ahmad Nashirudin menegaskan, kekerasan seksual kepada santriwati merupakan kejahatan serius dan tidak bisa dimanfaatkan.

”Kekerasan seksual kepada santri adalah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan. Ini kasus serius yang tidak bisa ditoleransi,” ungkap dia dalam orasinya.

Ia pun meminta pihak aparat penegak hukum segera menghukum terduga pelaku yang berinisial, A. Proses hukum harus dilakukan secara transparan dan tidak ditutupi.

“Semoga diproses seadil-adilnya dan tidak ditutupi,” kata dia.

Selain itu, GP Ansor Pati juga berharap para korban mendapatkan pendampingan secara psikologis dan hukum. Pihaknya tidak mau ada intimidasi maupun pengaruh dari pihak manapun.

“Kami tidak mau ada korban lagi dan tidak ada lagi kekerasan seksual di dunia pesantren. Bahwa marwah pesantren harus kita jaga,” tandas dia.

Baca juga: Polisi Kantongi Cukup Bukti dalam Kasus Kiai Cabuli Puluhan Santriwati di Pati

Diketahui, pengasuh ponpes diduga melakukan pencabulan kepada puluhan santriwati. Korban berani melapor ke pihak kepolisian setelah lulus SMA/sederajat pada tahun 2024 lalu.

Pelapor mengaku menjadi korban saat duduk di bangku SMP kelas IX hingga kelas XII atau sebelum lulus SMA. Kini kasus ini masih ditangani pihak kepolisian. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: KiaiPencabulan
Previous Post

Rusak Marwah Pesantren, GP Ansor Pati Desak Tindak Tegas Terduga Kiai Cabul

Next Post

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Redaksi

Redaksi

Next Post
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

2
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

2
Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

2
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026

Recent News

Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com