• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home UMKM Ekonomi

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Redaksi by Redaksi
Agustus 24, 2026
in Ekonomi
0
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Petani garam sedang memanen garam di lahannya. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Memasuki puncak musim kemarau, para petambak garam di Kabupaten Pati justru harus mengurut dada. Meski produksi garam melimpah berkat cuaca terik, harga jual di tingkat petambak justru anjlok drastis hingga menyentuh angka Rp700 per kilogram.

Kondisi tersebut salah satunya dirasakan oleh Bukhori, petambak garam asal Desa Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati. Ia membeberkan bahwa dalam kurun waktu dua pekan terakhir, harga garam terus mengalami penurunan dari semula Rp1.000 per kilogram menjadi Rp700 per kilogram.

“Harga garam sekarang itu turun, kemarin 15 hari Rp1.000 dan sekarang sudah turun menjadi Rp700 rupiah per kilogram,” ujar Bukhori, Senin (24/8/2026).

Baca juga: ​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

Produksi Melimpah dan Ketiadaan Koperasi Penampung

Bukhori menjelaskan, merosotnya harga garam di tingkat petambak dipicu oleh pasokan hasil panen yang kian melimpah seiring cuaca kemarau yang sangat mendukung. Namun, kondisi ini diperparah oleh ketiadaan sistem penyangga harga di tingkat daerah.

Menurutnya, Kabupaten Pati hingga kini belum memiliki wadah koperasi khusus yang mampu menyerap dan menyimpan cadangan garam saat produksi melimpah agar harga di pasaran tetap stabil.

“Disamping memang produksi garam semakin bertambah, kendalanya di sini itu saya kira di wilayah Pati belum ada koperasi yang menangani yang menyimpan supaya harga garam bisa stabil,” terangnya.

Baca juga: Kemarau Lebih Kering, Petambak Garam di 4 Kecamatan di Pati Mulai Panen

Bayang-Bayang Anjlok Hingga Rp375 per Kilogram

Bukhori mencemaskan harga garam masih berpotensi merosot lebih dalam jika cuaca panas terus bertahan dan panen raya mencapai puncaknya. Ia merujuk pada catatan kelam empat tahun lalu, di mana harga garam sempat menyentuh level terendah Rp375 per kilogram.

Jika harga terus merosot hingga level tersebut, para petambak dipastikan tidak akan mampu menutup biaya operasional, terlebih bagi mereka yang mengolah lahan dengan sistem sewa.

“Kalau dipikir-pikir, untuk menutupnya tidak bisa apalagi untuk lahan sewa. Petani garam ini kelas menengah ke bawah, jadi untuk kebutuhan sehari-hari, untuk makan, untuk anak-anak sekolah saya kira masih minus,” imbuhnya.

Padahal, para petambak sempat merasakan angin segar ketika harga garam meroket hingga Rp2.500 per kilogram pada tahun 2025 lalu. Namun kini, bayang-bayang kerugian kembali mengintai para petambak di pesisir Pati akibat tiadanya intervensi harga. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Harga Garam
Previous Post

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

Kejari Kudus Evaluasi Tiga Proyek Infrastruktur Dishub TA 2026

2
Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

Mau Demo ke Jakarta, AMPB Minta Sumbangan Rp12 Juta ke 21 Camat

2
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

2
Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Kalahkan Yordania, Indonesia Tantang Tailan di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

2
Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026

Recent News

Harga Garam Tinggi, tapi Hasil Panen di Pati Malah Turun Drastis 

Panen Melimpah Tapi Harga Garam di Pati Anjlok, Petambak Cemas Terulang Rp375 Sekilo

Agustus 24, 2026
Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Sepakat Soal RUU Perampasan Aset, POS Dukung Aksi AMPB Meski Tak Ikut Ke Jakarta

Agustus 24, 2026
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Agustus 24, 2026
​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

​Batal Jadi RS Bhayangkara, Warga Tambahmulyo Pati Desak Aset Balik ke Desa

Agustus 24, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com