• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD

Redaksi by Redaksi
Juli 2, 2026
in Regional
0
Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Program beasiswa pendidikan tinggi yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilaporkan mandek selama tiga bulan terakhir. Kondisi pelik ini memaksa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk turun tangan dan bersiap merogoh dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

Tersendatnya bantuan biaya kuliah untuk sekitar 183 mahasiswa berprestasi dan kurang mampu ini dipicu oleh belum cairnya komitmen dana CSR dari korporasi yang menjadi penyokong utama pembiayaan. Berdasarkan data yang dihimpun, aliran dana beasiswa tersebut mampet untuk jatah bulan April, Mei, dan Juni 2026.

“Karena pakainya CSR, ada beberapa perusahaan yang tidak mengasih (menyalurkan). Tapi kita coba gali bagaimana anggarannya agar hak mahasiswa tetap terpenuhi,” ujar Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Selasa (30/6/2026).

Chandra membeberkan, tantangan kian berat lantaran sejumlah perusahaan memilih mundur dari daftar pembiayaan program peninggalan Bupati Pati Nonaktif, Sudewo, tersebut. Hingga paruh tahun ini, baru ada tiga lembaga mitra yang konsisten menyetorkan dana CSR untuk program pendidikan ini, yakni PG Trangkil, Baznas Pati, dan Bank Jateng.

“Tapi sudah kita himpun yang sudah melaksanakan. Petunjuk teknis (Juknis) baru juga masih kita bikin. Semuanya kita jalankan, tidak berhenti. Cuma perusahaan kalau saya tagih, belum tentu mereka memberikan nominal yang sama dengan tahun kemarin. Ada yang mundur, ada yang tidak,” ungkap Chandra secara blak-blakan.

Baca juga: Beasiswa Pemkab Pati Macet 3 Bulan, Ada Mahasiswa Miskin Putus Kuliah!

Pemkab Pastikan Beasiswa Tidak Putus, Siapkan Slot di APBD Perubahan

Kendati diterpa kendala komitmen dari pihak swasta, Chandra memastikan program jaring pengaman pendidikan ini tidak akan disetop di tengah jalan. Langkah taktis disiapkan melalui skema penganggaran internal via APBD 2026 Perubahan demi menyelamatkan nasib ratusan mahasiswa agar tidak terancam putus kuliah.

“Agenda perubahan (APBD) akan kita anggarkan. Karena secara regulasi, kita tidak bisa memaksa perusahaan sebab CSR itu hukumnya tidak wajib. Jadi perusahaan yang sekiranya punya kelebihan keuntungan, semoga mau memberikan,” tandas Chandra.

Baca juga: Mau Kuliah Gratis? Beasiswa Prestasi Rembang 2026 Dibuka, Cek Syaratnya

Orang Tua Menjerit, Sangat Bergantung pada Bantuan

Sebelumnya, keluhan terkait macetnya dana bantuan ini sudah mulai disuarakan oleh para wali murid. Salah satu orang tua penerima manfaat, Sutomo, mengaku kebingungan lantaran keran beasiswa menyusut drastis sejak April lalu. Padahal, dana bulanan tersebut menjadi tumpuan utama bagi kelangsungan studi anaknya di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.

“Karena ini sangat membantu sekali untuk meringankan beban orang tua. Apalagi untuk membayar biaya praktik-praktik kuliah atau keperluan di luar kampus,” keluh warga Desa Panjunan, Kecamatan Pati itu.

Sebagai informasi, program beasiswa daerah ini pada awalnya menyasar 194 mahasiswa berprestasi dari kalangan keluarga miskin. Namun dalam perjalanannya, jumlah penerima aktif menyusut 11 orang menjadi 183 mahasiswa.

Untuk nominalnya, Pemkab Pati mengalokasikan bantuan sebesar Rp1 juta per bulan untuk mahasiswa yang masuk dalam kategori miskin. Sementara itu, untuk kategori miskin ekstrem mendapatkan alokasi sebesar Rp1,5 juta per bulan. Adapun nominal bantuan terbesar disalurkan khusus bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di fakultas kedokteran, yakni sebesar Rp2,5 juta per bulan. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: beasiswaPlt Bupati PatiRisma Ardhi Chandra
Previous Post

Legalitas Aktivitas Pemecah Batu di Sluke Disorot, Polres Rembang Selidiki

Next Post

Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Redaksi

Redaksi

Next Post
Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
MBG Libur Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pati Turun, Banyak Warga Borong

MBG Libur Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pati Turun, Banyak Warga Borong

Juli 2, 2026
Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Juli 2, 2026
Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD

Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD

Juli 2, 2026
Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Legalitas Aktivitas Pemecah Batu di Sluke Disorot, Polres Rembang Selidiki

Juli 1, 2026

Recent News

MBG Libur Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pati Turun, Banyak Warga Borong

MBG Libur Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pati Turun, Banyak Warga Borong

Juli 2, 2026
Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Bakal Dilaporkan Inspektorat

Juli 2, 2026
Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD

Beasiswa CSR Mandek 3 Bulan, Pemkab Pati Rogoh Dana APBD

Juli 2, 2026
Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Legalitas Aktivitas Pemecah Batu di Sluke Disorot, Polres Rembang Selidiki

Juli 1, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com