• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Redaksi by Redaksi
Agustus 11, 2026
in Regional
0
Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Pertemuan Tindak Lanjut Aksi Damai Asosiasi Peternak Unggas di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (11/8/2026). Foto: Prokompim Pati

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Hanya berselang sehari pasca-aksi demonstrasi ekstrem mandi telur di pelataran Alun-Alun Simpang Lima, tuntutan para peternak unggas di Kabupaten Pati akhirnya berbuah manis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi menetapkan kebijakan wajib serap telur peternak lokal untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pati.

Kepastian tersebut disepakati dalam Pertemuan Tindak Lanjut Aksi Damai Asosiasi Peternak Unggas di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (11/8/2026). Dalam forum tersebut, Pemkab Pati mematok harga beli telur dari peternak lokal sebesar Rp26.000 per kilogram yang mulai berlaku efektif pekan depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan amanat langsung dari hasil koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar setiap daerah memprioritaskan komoditas pangan lokal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Mulai minggu depan, apabila masih terdapat SPPG yang tidak mengambil telur dari peternak lokal, dapat langsung dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk ditindaklanjuti,” tegas Chandra di hadapan jajaran Forkopimda dan para pengelola dapur SPPG, Selasa (11/8/2026).

Langkah tegas ini menjadi jawaban langsung atas aksi unjuk rasa ratusan peternak pada Senin (10/8/2026) lalu, yang menyoroti kebiasaan pengelola SPPG membeli telur murah dari luar daerah hingga memicu anjloknya harga dan membangkrutkan ratusan peternak lokal.

Baca juga: Harga Anjlok, Peternak Pati Nekad Mandi Telur hingga Makan Ayam Hidup-Hidup

Kawal Distribusi dan Panggil Seluruh Kepala Dapur Kecamatan

Untuk memastikan regulasi ini tidak sebatas imbauan di atas kertas, Pemkab Pati melalui Dinas Terkait bersama Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) bakal mengawal proses kesepakatan kerja sama (MoU) antara kepala SPPG di 21 kecamatan dengan Asosiasi Peternak Unggas.

“Hasil pertemuan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak. Seluruh kepala SPPG di setiap kecamatan selanjutnya akan diarahkan memiliki satu kesepahaman dalam pengadaan telur dan daging ayam dari Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati,” jelas Chandra.

Baca juga: Didemo Peternak, Plt Bupati Pati Wajibkan Program MBG Serap Telur Lokal

Peternak Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Pati

Kebijakan terukur ini disambut lega oleh kalangan peternak rakyat yang sebelumnya sempat terpukul akibat lonjakan pakan dan anjloknya harga jual di pasaran.

Wakil Ketua Asosiasi Peternak Unggas Kabupaten Pati, Ali Gufron, menyampaikan apresiasinya atas iktikad baik Pemkab Pati yang cepat tanggap menjembatani benturan antara peternak dan pengelola SPPG.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pati dalam menjembatani komunikasi antara peternak dan SPPG. Fasilitasi ini membuka ruang kepastian agar hasil produksi peternak lokal benar-benar terserap dengan harga yang adil,” ungkap Ali.

Pertemuan strategis di Pendopo Pati ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Pati, kepala OPD teknis, pengurus Asosiasi Peternak Unggas, Koordinator SPPI Kabupaten Pati beserta jajaran SPPI tingkat kecamatan, serta puluhan perwakilan peternak dari berbagai wilayah di Bumi Mina Tani. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: MBGPeternakSPPG
Previous Post

Siap-Siap! Besok Pecinta Sound Horeg Pati Akan Demo di Alun-Alun Tayu

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Agustus 11, 2026
Siap-Siap! Besok Pecinta Sound Horeg Pati Akan Demo di Alun-Alun Tayu

Siap-Siap! Besok Pecinta Sound Horeg Pati Akan Demo di Alun-Alun Tayu

Agustus 11, 2026
Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Agustus 11, 2026
Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Agustus 11, 2026

Recent News

Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Buntut Didemo, Pemkab Pati Wajibkan SPPG Beli Telur Peternak Lokal Rp26 Ribu Sekilo

Agustus 11, 2026
Siap-Siap! Besok Pecinta Sound Horeg Pati Akan Demo di Alun-Alun Tayu

Siap-Siap! Besok Pecinta Sound Horeg Pati Akan Demo di Alun-Alun Tayu

Agustus 11, 2026
Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Agustus 11, 2026
Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Agustus 11, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com