• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Redaksi by Redaksi
Agustus 11, 2026
in Regional
0
Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

BPBD Demak droping air bersih di daerah kekeringan. Foto: Linikata/Lk6

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, DEMAK – Dampak musim kemarau ekstrem di Kabupaten Demak kian mengkhawatirkan. Sebanyak 13 desa yang tersebar di enam kecamatan kini mengalami krisis air bersih akibat sumur dan sumber air warga yang mengering total.

Salah satu titik paling parah berada di Kampung Kalitekuk, Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar. Lebih dari 3.000 jiwa di wilayah ini telah kesulitan mendapatkan air bersih selama dua bulan terakhir, dengan kondisi terparah dirasakan dalam dua pekan belakangan.

Kedatangan truk tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak selalu disambut antusias sekaligus perebutan oleh warga. Membawa ember, jeriken, hingga galon, masyarakat berbondong-bondong mengantre demi mendapatkan jatah air bersih untuk kebutuhan harian.

Yulianti, salah satu warga setempat, mengaku kondisi ini memaksa keluarganya mengubah pola hidup, termasuk mengurangi frekuensi mandi dan mencuci pakaian demi menghemat air.

“Sumur warga sudah kering total. Mengandalkan saluran PAMSIMAS juga tidak sampai ke wilayah sini. Mau tidak mau untuk kebutuhan masak dan minum kami harus membeli, sementara untuk keperluan lain kadang harus berjalan atau berkendara sejauh 3 kilometer mencari sumber air yang tersisa,” ujar Yulianti, Senin (10/8/2026).

Baca juga: ​Mulai Kekeringan, Tiga Desa di Pati Ajukan Droping Air Bersih ke BPBD

Kebutuhan Warga Membengkak

Tingginya jumlah warga yang membutuhkan membuat stok bantuan kerap ludes seketika, sehingga tidak sedikit warga yang pulang dengan tangan kosong. Dewi Puji Rahayu, warga lainnya, berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan volume distribusi air bersih di wilayahnya.

“Kalau tidak ada bantuan, kami sangat kesulitan. Dalam sehari, kebutuhan seperti masak dan cuci piring bisa menghabiskan lebih dari 10 galon. Kami harus antre menggunakan sepeda motor, dan jika kehabisan, terpaksa harus menunggu kiriman berikutnya atau membeli,” keluhnya.

Menghadapi eskalasi kekeringan ini, BPBD Kabupaten Demak mencatat cakupan wilayah terdampak terus bertambah. Sebagai langkah tanggap darurat, instansi terkait rutin menyalurkan lebih dari 15.000 liter air bersih setiap harinya secara bergiliran ke berbagai desa sasaran.

Baca juga: Kekeringan, PMI dan IJTI Muria Raya Pasok Air Bersih ke Depok Grobogan

BPBD Demak Rutin Droping Air

Staf Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Kabupaten Demak, Wahyu Murdoko, mengimbau masyarakat agar meningkatkan efisiensi penggunaan air mengingat cuaca panas yang semakin ekstrem.

“Wilayah yang mengalami krisis air bersih terus bertambah, sehingga kami mengoptimalkan distribusi setiap hari. Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan berhemat dalam menggunakan air bersih,” jelas Wahyu saat meninjau lokasi di Desa Ngaluran.

Pihak BPBD juga membuka posko pelaporan bagi warga yang wilayahnya mulai mengalami kekurangan air bersih agar segera mendapatkan suplai bantuan melalui koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Berdasarkan prakiraan cuaca, puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September. Pemerintah daerah mengingatkan potensi perluasan wilayah terdampak seiring dengan semakin panjangnya durasi musim kering tahun ini. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: BPBD DemakKekeringan
Previous Post

Bupati Kudus Larang Pedagang ‘Mremo’ Selama Gelaran Srikandi Cup 2026

Next Post

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Agustus 11, 2026
Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Agustus 11, 2026
Bupati Kudus Larang Pedagang ‘Mremo’ Selama Gelaran Srikandi Cup 2026

Bupati Kudus Larang Pedagang ‘Mremo’ Selama Gelaran Srikandi Cup 2026

Agustus 11, 2026
​Sidang Perdana Kasus Pencabulan Santriwati, Ashari Terancam 12 Tahun Bui

​Sidang Perdana Kasus Pencabulan Santriwati, Ashari Terancam 12 Tahun Bui

Agustus 11, 2026

Recent News

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Kuasa Hukum Santriwati Minta Ashari Dikebiri, Siapkan Gugatan Perdata

Agustus 11, 2026
Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Krisis Air Bersih di Demak Meluas: 13 Desa Terdampak Kemarau Ekstrem

Agustus 11, 2026
Bupati Kudus Larang Pedagang ‘Mremo’ Selama Gelaran Srikandi Cup 2026

Bupati Kudus Larang Pedagang ‘Mremo’ Selama Gelaran Srikandi Cup 2026

Agustus 11, 2026
​Sidang Perdana Kasus Pencabulan Santriwati, Ashari Terancam 12 Tahun Bui

​Sidang Perdana Kasus Pencabulan Santriwati, Ashari Terancam 12 Tahun Bui

Agustus 11, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com