• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home UMKM Ekonomi

Listrik Sering Padam, Usaha Rumahan di Gembong Pati Rugi Puluhan Juta

Redaksi by Redaksi
Juni 25, 2026
in Ekonomi
0
Listrik Sering Padam, Usaha Rumahan di Gembong Pati Rugi Puluhan Juta
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Pemadaman listrik yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pati berdampak serius terhadap aktivitas usaha rumahan atau home industri. Sejumlah pelaku usaha mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah per hari akibat terganggunya proses produksi saat listrik padam pada jam kerja.

Salah satunya dialami Muryati, pemilik CV Mahakarya Mulya di Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Usaha yang bergerak di bidang pengolahan limbah garmen menjadi kapuk sintetis untuk isian kasur dan bantal tersebut sangat bergantung pada pasokan listrik.

Menurut Muryati, pemadaman listrik yang terjadi tidak hanya berupa gangguan sesaat atau listrik berkedip (byar pet), melainkan mati total selama beberapa jam. Kondisi itu membuat seluruh aktivitas produksi terhenti.

“Kalau cuma byar pet masih bisa dimaklumi. Masalahnya ini mati total. Otomatis sangat mengganggu produksi karena usaha kami memang bergantung pada listrik,” ujarnya saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (24/6/2026).

Ia menuturkan, dalam sepekan terakhir listrik beberapa kali padam dengan durasi rata-rata tiga hingga empat jam per hari. Akibatnya, perusahaan harus menanggung kerugian besar karena target produksi tidak tercapai.

“Dalam satu hari saja kerugiannya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Produksi berhenti, sementara pesanan harus tetap dipenuhi tepat waktu,” kata Muryati.

Baca juga: Ditemui Gubernur Luthfi, Korban Rob Tunggulsari Pati Wadul Masalah Mati Lampu!

Produksi Mandek, Tetap Harus Bayar Upah Karyawan

Selain kehilangan potensi pendapatan, perusahaan juga tetap harus membayar upah 15 karyawan yang sudah terlanjur masuk kerja. Saat listrik padam, para pekerja tidak dapat melanjutkan aktivitas produksi, namun hak mereka tetap harus dipenuhi.

“Pegawai sudah masuk kerja, lalu listrik mati. Mereka terpaksa berhenti bekerja, tetapi tetap kami bayar penuh karena kasihan juga kalau tidak dibayar,” jelasnya.

Tak hanya menghambat produksi, pemadaman listrik juga berdampak pada keterlambatan pengiriman barang kepada pelanggan. Kondisi tersebut memicu keluhan dari para pengrajin kasur dan konsumen yang menjadi mitra usaha miliknya.

“Kalau produksi terhenti, otomatis pengiriman tertunda. Akhirnya pelanggan komplain karena barang tidak datang sesuai jadwal,” ungkap Muryati.

Baca juga: Masifnya Penggunaan Sumur Bor Disebut Perparah Banjir Rob di Tunggulsari Pati

Pengusaha Berharap PLN Lakukan Evaluasi

Ia berharap pihak PLN dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pengaturan daya maupun jadwal pemadaman listrik, khususnya bagi pelaku usaha yang sangat bergantung pada listrik untuk menjalankan kegiatan produksi.

Menurutnya, apabila memang harus dilakukan pemadaman bergilir, sebaiknya tidak dilakukan pada jam-jam kerja atau mempertimbangkan lokasi usaha yang membutuhkan pasokan listrik besar.

“Harapan kami, sistemnya dibenahi. Kalau memang ada pengurangan daya atau pemadaman bergilir, jangan sampai dilakukan saat jam kerja dan jangan menyasar pelaku usaha yang benar-benar bergantung pada listrik,” tegas Muryati.

Muryati menambahkan, penggunaan genset bukan menjadi solusi bagi usahanya karena kebutuhan daya listrik yang sangat besar. Oleh karena itu, stabilitas pasokan listrik menjadi faktor utama untuk menjaga keberlangsungan produksi dan memenuhi permintaan pasar. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Listrik padam
Previous Post

Berebut Berkah Nasi Jangkrik Sunan Kudus, Warga Rela Antre Sejak Subuh

Next Post

Sebut Hukum Mandul, JMPPK Desak Tambang di Kajar Rembang Ditutup!

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bising dan Diduga Salah Izin, Tambang di Kajar Rembang Diprotes Keras Warga

Sebut Hukum Mandul, JMPPK Desak Tambang di Kajar Rembang Ditutup!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Juni 26, 2026
Lelang Ulang Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Terjun Bebas

Lelang Ulang Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Terjun Bebas

Juni 26, 2026
Ngeri! 21 Warga Pati Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis Sepanjang 2026

Ngeri! 21 Warga Pati Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis Sepanjang 2026

Juni 26, 2026
Respons Keluhan Warga, DLH Pati Kucurkan Rp190 Juta untuk Benahi 4 Taman Kota

Ekonomi Masyarakat Melemah, Anggota DPRD Pati Minta Renovasi 4 Taman Ditunda!

Juni 26, 2026

Recent News

Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Aktivitas Screen Crusher di Terminal Sluke Diduga Ilegal, Sekda Rembang: Itu Wewenang Kemenhub

Juni 26, 2026
Lelang Ulang Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Terjun Bebas

Lelang Ulang Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Terjun Bebas

Juni 26, 2026
Ngeri! 21 Warga Pati Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis Sepanjang 2026

Ngeri! 21 Warga Pati Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis Sepanjang 2026

Juni 26, 2026
Respons Keluhan Warga, DLH Pati Kucurkan Rp190 Juta untuk Benahi 4 Taman Kota

Ekonomi Masyarakat Melemah, Anggota DPRD Pati Minta Renovasi 4 Taman Ditunda!

Juni 26, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com