• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Redaksi by Redaksi
Mei 30, 2026
in Regional
1
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) terus memperjuangkan pengembalian luas Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Pegunungan Kendeng di wilayah Kabupaten Pati yang kini hanya tersisa 7 ribu hektare saja. Bahkan, ada bekas kawasan yang kini sudah beralih ke lokasi tambang.

Koordinator JMPPK, Gunretno, mengungkapkan, luas KBAK di Kendeng pada 2010 adalah 11 ribu hektare lebih. Namun, luasannya terus menyusut setelah ada Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan kini tinggal 7 ribu hektare saja.

“Ya, (ada) penyusutan, di mana awalnya 11.000 hektare, terus tahu-tahu ada revisi Perda Tata Ruang yang diciutkan menjadi 7.000 hektare,” ungkapnya di Mapolresta Pati, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Aktivis Kendeng Sebut Pajak Tambang Pati Bahkan Tak Cukup untuk Perbaiki Jalan Rusak

Bahkan, Gunretno menyebut hilangnya 4 ribu hektare itu akhirnya malah jadi titik-titik tambang baru. Akibatnya, kini daerah Sukolilo-Kayen jadi rawan bencana karena eksploitasi alam semakin tak terkendali.

“Hilangnya 4.000 hektare itu akhirnya keluar titik-titik tambang yang tidak jauh dari permukiman, tidak jauh dari mata air. Dan faktanya ini sudah menerima dampaknya semua,” lanjutnya.

Bandingkan Pati dengan Kebijakan Grobogan

Maka dari itu, pihaknya menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk mengembalikan atau bahkan menambah luasan KBAK itu. Dia mencontohkan, Pemkab Grobogan adalah salah satu daerah yang justru menambah luasan KBAK.

“Pemerintah Daerah Grobogan itu berhasil mengusulkan kawasan KBAK itu tambah luasannya, berpijak pada di mana titik mata air semua harus dilindungi. Nah, di Pati ini khususnya para pemerintah daerah, kenapa ini menjadi penyusutan?” tanya Gunretno.

Baca juga: Demo Hari Antitambang, Warga Tuntut Semua Tambang di Kendeng Pati Ditutup

JMPPK Siap Bantu Dana untuk Kajian Lingkungan

Karena luasan KBAK sudah diperda-kan, maka Gunretno tidak menuntut untuk merevisi Perda RTRW. Sebaliknya, dia memberi saran untuk ada kajian lingkungan soal dampak dari menyusutnya KBAK Kendeng. JMPPK juga siap untuk membantu pendanaan jika Pemkab Pati tak punya anggaran untuk melakukan kajian.

“Tidak harus menyusun (revisi). Kita menurut regulasinya, kita meminta untuk adanya kajian dari yang membidangi. Nah di situ kalau pemerintah itu merasa keberatan dalam mengeluarkan biaya melakukan kajian, JMPPK siap membantu,” pungkas Gunretno. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: GunretnoJMPPKKendeng
Previous Post

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Next Post

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Redaksi

Redaksi

Next Post
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Comments 1

  1. Ping-balik: Didemo Warga, Galian C Ilegal di Sungai Lahar Pati Akhirnya Ditutup - Lini Kata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026

Recent News

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com