• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Wisata Kuliner

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Redaksi by Redaksi
Mei 30, 2026
in Kuliner
0
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus
0
SHARES
128
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Pesona kawasan pegunungan Muria di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tidak pernah ada habisnya. Selain menyuguhkan udara sejuk dan wisata religi Makam Sunan Muria, lereng gunung ini juga menyimpan surga kuliner tersembunyi yang kini tengah diburu para pelancong.

Tepat di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, terdapat sebuah destinasi kuliner legendaris bernama Warung Mbok Tin. Mengandalkan menu unik berupa perpaduan ayam panggang kaya rempah dan pecel daun pakis khas pegunungan, tempat makan sederhana ini sukses membuat para pencinta kuliner rela datang jauh-jauh dan mengantre.

Sensasi Ayam Gantung dan Pakis Liar dari Hutan Muria

Terletak strategis di jalur utama Kudus-Colo, Warung Mbok Tin menyajikan ayam kampung panggang dengan tekstur yang sangat empuk namun tetap padat. Keunikan yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah cara penyajiannya yang estetik, di mana ayam panggang utuh disajikan dalam kondisi digantung di atas nampan anyaman bambu beralas daun pisang.

Baca juga: Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Tak hanya ayamnya yang juara, menu pendampingnya pun terbilang langka. Alih-alih memakai sayuran biasa, warung ini menggunakan daun pakis yang dipetik langsung dari hutan liar di lereng Gunung Muria sebagai bahan utama pecel.

Perpaduan tekstur renyah daun pakis, gurihnya bumbu kacang, serta kelezatan ayam panggang panas menciptakan kombinasi rasa yang menggoyang lidah.

“Rasa ayamnya empuk dan meresap banget. Yang bikin spesial itu penyajian ayamnya digantung, jadi unik. Ditambah lagi pecel pakisnya yang segar dan nikmat,” ungkap Diah Arum, salah satu wisatawan asal Sragen saat ditemui di lokasi.

Menjaga Resep Warisan Tradisional

Di balik popularitasnya, sang pemilik rupanya tetap setia mempertahankan metode memasak tradisional. Satu ekor ayam kampung utuh terlebih dahulu dimarinasi dalam racikan bumbu rahasia turun-temurun selama berjam-jam agar meresap sempurna hingga ke tulang, sebelum akhirnya dipanggang di dalam tungku khusus.

Mendapatkan bahan baku daun pakis berkualitas pun menjadi tantangan tersendiri. Pengelola warung harus menyusuri jalur terjal pegunungan demi mendapatkan daun pakis liar yang segar agar cita rasa autentiknya tetap terjaga.

Kerja keras tersebut berbuah manis. Pemilik Warung Mbok Tin, Novi Mahmud Subarkah, mengaku kulinernya kini tidak hanya memikat lidah warga Kudus saja, melainkan juga wisatawan dari luar daerah seperti Pati, Jepara, hingga Semarang. Dalam sehari, warung ini mampu menjual hingga lebih dari 100 porsi ayam panggang.

“Kami mengombinasikan resep keluarga yang diwariskan turun-temurun dengan cita rasa lokal khas lereng Muria, yaitu pecel pakis,” jelas Novi.

Baca juga: Nasi Jagung Kedungjati: Kuliner Sehat di Grobogan yang Harganya Cuma Rp3 Ribu

Suasana Tempo Dulu yang Ramah Kantong

Sembari memanjakan lidah, pengunjung juga akan disuguhi atmosfer warung yang kental dengan nuansa Kudus tempo dulu, menjadikannya tempat yang sangat ramah untuk berfoto bersama keluarga.

Untuk menikmati satu porsi kuliner legendaris ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Harganya relatif terjangkau, mulai dari Rp35.000 per potong hingga Rp125.000 untuk satu ekor ayam kampung utuh yang disajikan lengkap dengan sambal pedas, lalapan, serta aneka gorengan hangat. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Ayam panggang
Previous Post

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Next Post

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Redaksi

Redaksi

Next Post
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Mei 2, 2026
Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Mei 7, 2026
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Mei 2, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Juni 9, 2026
Masifnya Penggunaan Sumur Bor Disebut Perparah Banjir Rob di Tunggulsari Pati

Masifnya Penggunaan Sumur Bor Disebut Perparah Banjir Rob di Tunggulsari Pati

Juni 9, 2026
Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak, Polisi Buru Pelaku

Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak, Polisi Buru Pelaku

Juni 9, 2026
Muskorda IV IJTI Muria Raya: Bahas Integritas Informasi di Era AI

Muskorda IV IJTI Muria Raya: Bahas Integritas Informasi di Era AI

Juni 9, 2026

Recent News

Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Juni 9, 2026
Masifnya Penggunaan Sumur Bor Disebut Perparah Banjir Rob di Tunggulsari Pati

Masifnya Penggunaan Sumur Bor Disebut Perparah Banjir Rob di Tunggulsari Pati

Juni 9, 2026
Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak, Polisi Buru Pelaku

Teror Pembakaran Rumah di Karangawen Demak, Polisi Buru Pelaku

Juni 9, 2026
Muskorda IV IJTI Muria Raya: Bahas Integritas Informasi di Era AI

Muskorda IV IJTI Muria Raya: Bahas Integritas Informasi di Era AI

Juni 9, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com