• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Wisata Kuliner

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Redaksi by Redaksi
Mei 30, 2026
in Kuliner
0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka
0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Kabupaten Pati kembali menghadirkan destinasi kuliner unik yang siap memanjakan lidah para pencinta masakan tempo dulu. Mengambil lokasi di Alun-Alun Kembangjoyo, sebuah tempat makan bernama Lapak Jadul Mak’e hadir menyajikan aneka kudapan khas pedesaan Bumi Mina Tani yang kini mulai langka ditemukan di era modern.

Menariknya, lapak kuliner ini diinisiasi dan dikelola langsung oleh tiga seniman senior lintas kecamatan di Kabupaten Pati. Mereka adalah Ratna Septi Anggrahenie alias Emak Bathok dari Desa Muktiharjo (Margorejo), Endang Sriasih alias Emak Susur asal Desa Sumbersari (Kayen), serta Triyono alias Lik Kribo asal Desa Sukoharjo (Wedarijaksa).

Melalui kolaborasi unik ini, para pelaku seni tersebut berkomitmen untuk kembali mempopulerkan ragam kuliner lezat warisan leluhur yang mulai asing bagi generasi muda saat ini.

“Konsep kami memang mengangkat kuliner jadul di Pati seperti brabuk atau nasi jagung dengan pelengkapnya sayur lompong, sayur pokak, serta lauk pauk tradisional. Ada bothok yuyu (kepiting sawah), udang kali, hingga pepes wader kali yang kami bawa ke sini untuk meramaikan menu. Ke depan, kami juga berencana menghadirkan makanan khas yang hampir punah seperti tahu telur dan ayam kodok,” ungkap Ratna Septi Anggrahenie kepada awak media, Sabtu (30/5/2026).

Baca juga: Jual Mi Ayam Rp5 Ribu di Tlogowungu Pati, Alasan Rustin Bikin Haru

Menu Mulai Rp3.000, Jualan Sambil Bernyanyi Pakaian Adat

Lapak Jadul Mak’e menawarkan variasi menu tradisional yang sangat ramah di kantong, dengan rentang harga mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000 saja per porsi. Untuk mencicipi hidangan di sini, pengunjung bisa datang pada hari Senin, Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu, mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Ketiga seniman ini sebenarnya sudah tidak asing lagi di mata masyarakat lokal. Saban gelaran Car Free Day (CFD) Pati, lapak dagangan mereka selalu dipadati pengunjung hingga ludes dalam sekejap.

Kekhasan lain dari lapak ini terletak pada metode pemasarannya. Saat melayani pembeli, trio seniman ini selalu tampil totalitas mengenakan pakaian adat tradisional Jawa. Tidak hanya itu, mereka juga kerap menarik perhatian pengunjung alun-alun dengan cara bernyanyi ceria sekaligus mengenalkan karya kesenian yang mereka geluti.

Baca juga: Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Misi Solidaritas Hidupkan Alun-Alun Kembangjoyo

Di balik misi melestarikan kuliner lokal, kehadiran Emak Bathok dan kolega di Alun-Alun Kembangjoyo ternyata didasari oleh aksi solidaritas. Mereka sengaja turun gunung untuk membantu menggeliatkan kembali aktivitas ekonomi para Pedagang Kaki Lima (PKL) setempat yang belakangan ini mengeluhkan sepinya pembeli.

Langkah taktis para seniman ini rupanya berbuah manis. Sejak resmi membuka lapak di pusat kuliner tersebut, antusiasme masyarakat langsung membeludak.

“Sudah seminggu jualan di sini, bahkan sejak hari pertama dagangan yang kami bawa langsung habis terjual. Kami digandeng sebagai pelaku kesenian untuk membantu meramaikan lapak UMKM di Alun-Alun Kembangjoyo,” tambah Ratna.

Guna memperluas jangkauan pasar dan mengenalkan kearifan lokal Pati ke tingkat nasional, Ratna aktif membagikan keseruan aktivitas jualannya melalui platform media sosial. Strategi digital ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan luar daerah untuk datang dan mencicipi sensasi kuliner jadul di Kabupaten Pati. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Alun-Alun KembangjoyoKuliner Pati
Previous Post

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Next Post

BPH Migas Bongkar Mafia Solar Subsidi di Jepara

Redaksi

Redaksi

Next Post
BPH Migas Bongkar Mafia Solar Subsidi di Jepara

BPH Migas Bongkar Mafia Solar Subsidi di Jepara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar Digelar di Kudus, Disiarkan di 7 Negara

Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar Digelar di Kudus, Disiarkan di 7 Negara

Juni 21, 2026
Usai Diwaduli Warga, Pemkab Pati Siapkan Rp3 Miliar Perbaiki Jalan Tompegunung

Usai Diwaduli Warga, Pemkab Pati Siapkan Rp3 Miliar Perbaiki Jalan Tompegunung

Juni 20, 2026
Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Juni 20, 2026
Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Juni 20, 2026

Recent News

Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar Digelar di Kudus, Disiarkan di 7 Negara

Turnamen Sepak Bola Putri Terbesar Digelar di Kudus, Disiarkan di 7 Negara

Juni 21, 2026
Usai Diwaduli Warga, Pemkab Pati Siapkan Rp3 Miliar Perbaiki Jalan Tompegunung

Usai Diwaduli Warga, Pemkab Pati Siapkan Rp3 Miliar Perbaiki Jalan Tompegunung

Juni 20, 2026
Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Daftar Haji di Pati Tahun Ini, Berangkat Tahun 2052

Juni 20, 2026
Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Dibuka Plt Bupati Pati, Festival Lamporan di Soneyan Padukan Tradisi dan Seni Rupa

Juni 20, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com