• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Nasional

Lestari Moerdijat: Literasi AI bagi Penyandang Disabilitas Merupakan Amanat Konstitusi

Redaksi by Redaksi
Mei 26, 2026
in Nasional
0
Lestari Moerdijat: Literasi AI bagi Penyandang Disabilitas Merupakan Amanat Konstitusi
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, JAKARTA – Program literasi digital serta pemahaman mengenai Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bagi penyandang disabilitas dinilai bukan sekadar program tambahan maupun kegiatan sosial biasa. Lebih dari itu, pemenuhan hak teknologi ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi negara.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, saat memberikan sambutan dalam agenda pelatihan AI program EQUAL (Empower Equality AI Initiative) yang diinisiasi oleh Alunjiva Indonesia bersama Microsoft di kantor Komite Nasional Disabilitas, Cawang Kencana, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026).

“Pembukaan UUD 1945 memberi mandat yang sangat jelas yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang berarti bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas,” kata Lestari Moerdijat.

Baca juga: Raup Cuan dari Skincare Organik! Lestari Moerdijat Ajak Warga Demak Manfaatkan Riset BRIN

Pergeseran Bentuk Diskriminasi di Era Digital

Sosok yang akrab disapa Rerie ini mengungkapkan, bentuk diskriminasi terhadap kelompok disabilitas kini telah mengalami pergeseran ruang. Jika pada masa lalu diskriminasi fisik tampak nyata pada fasilitas fasilitas umum atau bangunan yang tidak menyediakan ramp (bidang miring bagi pengguna kursi roda), kini hal serupa bisa terjadi di ruang digital.

Menurutnya, diskriminasi modern dapat muncul dalam bentuk aplikasi-aplikasi digital maupun sistem teknologi yang tidak dapat diakses atau digunakan oleh setiap orang secara inklusif.

Rerie menilai, sistem AI yang tidak inklusif bukan hanya sekadar kurang lengkap dari segi fitur, melainkan juga berpotensi besar menjadi ancaman nyata terhadap hak-hak dasar warga negara.

Legislator yang juga duduk sebagai anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa laju transformasi digital saat ini harus berjalan selaras dengan transformasi sosial. Hal ini penting dilakukan agar perkembangan teknologi yang masif tidak justru menciptakan jurang ketimpangan baru di tengah masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Rerie menekankan bahwa pemahaman serta pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila menjadi poin krusial untuk mengingatkan semua pihak bahwa pengembangan teknologi harus tetap menghormati martabat manusia.

Ubah Paradigma Belas Kasihan Menjadi Subjek Hak

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga mengkritisi cara pandang publik selama ini, di mana isu-isu terkait disabilitas dinilai sudah terlalu lama ditempatkan dalam bingkai belas kasihan semata.

“Paradigma itu harus ditinggalkan. Penyandang disabilitas bukan objek kebaikan, tetapi adalah subjek hak,” tegas Rerie.

Baca juga: Lestari Moerdijat: Modal AI, UMKM Lokal Siap Gebrak Panggung Digital Dunia

Dalam ekosistem perkembangan AI, ia menegaskan bahwa kaum disabilitas tidak boleh cukup puas hanya dengan menjadi peserta pelatihan. Kelompok penyandang disabilitas harus didorong dan mampu mengambil peran strategis sebagai perancang teknologi sekaligus penguji aksesibilitas digital.

Menurut Rerie, teknologi AI sudah sepatutnya dirancang dengan kemudahan aksesibilitas sejak awal perencanaan, di mana aksesibilitas wajib dijadikan sebagai prinsip dasar dari sebuah desain teknologi.

“Jangan biarkan siapa pun mendefinisikan masa depan tanpa kehadiran Anda. Jangan biarkan teknologi dibangun tanpa suara Anda. Karena masa depan Indonesia harus dibangun bersama seluruh warga bangsa,” pungkas Rerie di hadapan para penyandang disabilitas peserta pelatihan AI program EQUAL. (LK3)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: AIDisabilitasLestari Moerdijat
Previous Post

3 Hari Banjir Ketitangwetan Pati, Warga Keluhkan Pemerintah Lamban

Next Post

Tunjangan Perumahan Dikritik, DPRD Pati: Kami Ikuti Aturan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Tunjangan Perumahan Dikritik, DPRD Pati: Kami Ikuti Aturan

Tunjangan Perumahan Dikritik, DPRD Pati: Kami Ikuti Aturan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Mei 2, 2026
Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Mei 7, 2026
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Mei 2, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Setelah 10 Jam Mencekam, Kebakaran Hebat Pabrik Dua Putra Pari Akhirnya Padam

Setelah 10 Jam Mencekam, Kebakaran Hebat Pabrik Dua Putra Pari Akhirnya Padam

Juni 6, 2026
​Kuliner Hidden Gem di Ploso Kudus, Sop Daging Kerbau Cuma Rp10 Ribu

​Kuliner Hidden Gem di Ploso Kudus, Sop Daging Kerbau Cuma Rp10 Ribu

Juni 6, 2026
Update Kebakaran Pabrik Dua Putra Pati: 9 Jam Berlalu, 2 Titik Api Masih Berkobar

Update Kebakaran Pabrik Dua Putra Pati: 9 Jam Berlalu, 2 Titik Api Masih Berkobar

Juni 6, 2026
70 Persen Pabrik Dua Putra Pati Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam

70 Persen Pabrik Dua Putra Pati Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam

Juni 6, 2026

Recent News

Setelah 10 Jam Mencekam, Kebakaran Hebat Pabrik Dua Putra Pari Akhirnya Padam

Setelah 10 Jam Mencekam, Kebakaran Hebat Pabrik Dua Putra Pari Akhirnya Padam

Juni 6, 2026
​Kuliner Hidden Gem di Ploso Kudus, Sop Daging Kerbau Cuma Rp10 Ribu

​Kuliner Hidden Gem di Ploso Kudus, Sop Daging Kerbau Cuma Rp10 Ribu

Juni 6, 2026
Update Kebakaran Pabrik Dua Putra Pati: 9 Jam Berlalu, 2 Titik Api Masih Berkobar

Update Kebakaran Pabrik Dua Putra Pati: 9 Jam Berlalu, 2 Titik Api Masih Berkobar

Juni 6, 2026
70 Persen Pabrik Dua Putra Pati Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam

70 Persen Pabrik Dua Putra Pati Terbakar, 6 Jam Api Belum Padam

Juni 6, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com