• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Puluhan Warga Berebut Keberkahan Gunungan Sedekah Bumi di Ketitangwetan Pati

Redaksi by Redaksi
Mei 13, 2026
in Regional
0
Puluhan Warga Berebut Keberkahan Gunungan Sedekah Bumi di Ketitangwetan Pati
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Puluhan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pati berebut gunungan dan nasi berkat dalam tradisi Sedekah Bumi Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Rabu (13/5/2026). Besarnya animo masyarakat membuat suasana menjadi ricuh, hingga mengakibatkan satu warga jatuh pingsan.

Rangkaian tradisi yang berpusat di Kapunden Mbah Mursidin itu dimulai dengan acara doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Dalam pemanjatan doa itu, ada pula simbolisasi pementasan wayang yang merupakan kesenian kesukaan tokoh penyebar agama Islam di Ketitangwetan tersebut.

Setelah acara doa bersama, prosesi dilanjutkan dengan rebutan gunungan dari kepala desa. Seketika belasan warga langsung berebut berbagai hasil bumi seperti terong, kacang panjang, cabai, hingga buah-buahan semacam nanas, jeruk sampai pisang.

Baca juga: Unik! Menikahkan Sepasang Tebu, Tradisi Sakral PG Rendeng Kudus Sebelum Musim Giling

Kericuhan Saat Pembagian Ribuan Nasi Berkat

Tak berhenti di situ, puluhan warga yang sudah menunggu pembagian ribuan nasi berkat juga langsung bersiap di sebuah pendapa samping makam. Saat mobil boks berisi nasi berkat sumbangan warga tiba, mereka langsung menyerbu hingga kericuhan tak terelakkan.

Bahkan, saking membeludaknya warga yang berburu nasi berkat, ada satu warga lanjut usia (lansia) yang pingsan, hingga harus dievakuasi. Aksi warga ini merupakan upaya mereka berburu keberkahan pada gunungan dan nasi berkat yang sudah didoakan.

Kepala Desa Ketitangwetan, Ali Muntoha, menjelaskan, tradisi sedekah bumi ini dilangsungkan setiap Rabu Kliwon pada Bulan Apit atau Dzulqa’dah. Tradisi ini merupakan bentuk syukur warga atas berkah hasil bumi yang melimpah.

“Ini merupakan ungkapan rasa syukur warga Desa Ketitangwetan atas karunia dan nikmat dari Allah,” katanya.

Harapan Keberkahan Pertanian dan Sejarah Mbah Mursidin

Dalam tradisi ini, pihaknya berharap hasil pertanian warga setempat bisa melimpah ruah dan tentunya berkah untuk keluarga masing-masing.

“Semoga (dengan tradisi ini) Desa Ketitangwetan ini mendapatkan hasil pertanian yang melimpah, hasil bumi yang melimpah, serta rezeki yang halal dan berokah yang melimpah ruah,” doanya.

Ali Muntoha menjelaskan, Mbah Mursidin merupakan pendatang dari Jawa Timur murid Sunan Kalijaga dan Sunan Muria yang ditugaskan oleh Kadipaten Tuban untuk menyebarkan agama Islam. Bersama enam tokoh agama lain, mereka ditugaskan ke berbagai desa di Kabupaten Pati, termasuk Desa Ketitangwetan.

“Menurut cerita para sesepuh, dulu dari Kadipaten Tuban menyebarkan tujuh pusaka, dan meminta Mbah Mursidin dan tokoh lain mengikuti pusaka tersebut. Pusaka itu sebagai petunjuk desa yang akan jadi pusat penyebaran agama Islam,” beber dia.

Baca juga: Tradisi Sedekah Laut Juwana Pati Diusulkan Jadi Warisan Budaya tak Benda

Animo Warga Luar Daerah Berburu Berkah

Salah satu warga, Parso, mengaku memang menantikan tradisi sedekah bumi untuk mencari keberkahan. Bahkan, warga Kecamatan Margoyoso itu rela jauh-jauh ke Ketitangwetan untuk berburu nasi berkah.

“Tadi bersama beberapa teman Margoyoso ke sini. Ini dapat belasan nasi berkat. Nasi hasilnya dibagi,” katanya.

Parso dan teman-temannya memang sering berburu nasi berkat sedekah bumi. Bahkan, di momen Bulan Apit ini, dia hampir setiap hari keliling desa-desa di Pati.

“Ini sekaligus buat hiburan. Tiap hari keliling. Kadang ada sehari sampai dua-tiga desa,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Sedekah Bumi
Previous Post

Misteri Status Tersangka Korupsi TIK Pejabat ‘NS’, BKD Rembang Desak Kejari Beri Kejelasan

Next Post

Tersangka Korupsi Proyek TIK Rp26 M Dimutasi Jadi Sekdin Dinpermades, BKD Rembang Buka Suara

Redaksi

Redaksi

Next Post
Misteri Seleksi JPTP Rembang: Gunari Bantah Intervensi, Tapi DPRD Cium Kejanggalan

Tersangka Korupsi Proyek TIK Rp26 M Dimutasi Jadi Sekdin Dinpermades, BKD Rembang Buka Suara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Tak Sekadar Upacara, Hardiknas 2026 di Rembang Tampilkan Kreativitas Pelajar

Mei 2, 2026
Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Matangkan Persiapan SPMB Online, Dindikpora Gelar Sosialisasi dan Try Out

Mei 7, 2026
Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Kolaborasi dan Pendidikan Inklusif

Mei 2, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Juni 9, 2026
Tak Bisa Sembarangan, DLH Rembang Sebut SPPG Harus Kantongi Pertek IPAL

Dana Banper Belum Cair, 14 SPPG di Kudus Berhenti Beroperasi Sementara

Juni 9, 2026
Tertipu Loker di Pati, Remaja Lampung Telantar Sampai Tidur di Emperan Toko

Tertipu Loker di Pati, Remaja Lampung Telantar Sampai Tidur di Emperan Toko

Juni 9, 2026
Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Juni 9, 2026

Recent News

Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan

Juni 9, 2026
Tak Bisa Sembarangan, DLH Rembang Sebut SPPG Harus Kantongi Pertek IPAL

Dana Banper Belum Cair, 14 SPPG di Kudus Berhenti Beroperasi Sementara

Juni 9, 2026
Tertipu Loker di Pati, Remaja Lampung Telantar Sampai Tidur di Emperan Toko

Tertipu Loker di Pati, Remaja Lampung Telantar Sampai Tidur di Emperan Toko

Juni 9, 2026
Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Pendaftar di SMPN 3 Pati Membeludak, Hari Pertama Tembus 522 Calon Siswa

Juni 9, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com