• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban

Redaksi by Redaksi
Mei 12, 2026
in Regional
0
Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Tokoh agama kondang, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, meminta masyarakat untuk bersikap adil dalam menyikapi sejumlah kasus viral yang menyeret nama institusi pesantren belakangan ini. Ia menegaskan, publik tidak boleh menggeneralisasi seluruh pesantren hanya karena ulah oknum tertentu.

Gus Miftah menekankan bahwa setiap kasus hukum harus dilokalisir kepada pelakunya secara personal, bukan pada lembaganya.

“Ke depannya kita harus fair menyikapi kejadian viral hari ini. Jangan kemudian hanya karena perilaku seseorang, kita menggeneralisir bahwa pesantren seperti itu,” ujar Gus Miftah saat diwawancarai awak media di Permata Cafe, Kabupaten Pati, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Bukan Kiai dan Baru Dirikan Panti

Gus Miftah mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Gus Rozin, terkait status sosok yang sedang viral tersebut. Berdasarkan konfirmasi yang ia terima, oknum tersebut bukanlah seorang kiai dan lembaga yang dikelolanya merupakan panti asuhan yang baru saja dilabeli nama pesantren.

“Seseorang yang membuat panti asuhan, kemudian dikasih nama belakang pesantren belum lama. Jangan karena oknum ini, label pesantren di seluruh Indonesia menjadi korban. Ini tidak adil,” tegasnya.

Ia pun membandingkan perlakuan publik jika kasus serupa terjadi di lingkungan kampus. Menurutnya, ada standar ganda dalam penilaian masyarakat.

“Kalau di kampus ada kasus, yang disalahkan tersangkanya, bukan kampusnya. Tapi kenapa ketika menimpa pesantren, lembaganya yang disorot? Harusnya cukup dilokalisir kepada yang bersangkutan, terlepas apakah dia kiai atau dukun,” tambah pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji ini.

Baca juga: Eks Stasiun Wergu Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Kuliner Khas Kota Kretek

Desak Kemenag Perketat Izin

Menanggapi maraknya kasus dengan modus serupa di beberapa daerah, termasuk Jepara, Gus Miftah meminta aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa pandang bulu. Ia juga mendorong Kementerian Agama (Kemenag) untuk melakukan evaluasi total terhadap prosedur pemberian izin operasional pondok pesantren.

“Kemenag harus mengevaluasi soal pemberian izin pesantren. Syarat-syaratnya harus diperjelas dan diperketat supaya tidak terjadi lagi hal serupa di tempat lain,” ujarnya.

Meskipun pengelola pesantren adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, Gus Miftah menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan penyimpangan. Ia berharap perbaikan sistem perizinan dapat membentengi marwah pesantren dari oknum-oknum yang hanya memanfaatkan label agama. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Gus MiftahPencabulan
Previous Post

Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Redaksi

Redaksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Plt Bupati Pati dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Degan Winong

Maret 27, 2026
Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

Teken Pakta Integritas di Depan Gubernur Jateng, Chandra Tegaskan Pati Bebas KKN

April 2, 2026
Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Hadiri Sedekah Laut di Juwana, Plt Bupati Pati: Semoga Hasil Melimpah, Harga Bagus

Maret 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban

Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban

Mei 12, 2026
Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Mei 12, 2026
Eks Stasiun Wergu Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Kuliner Khas Kota Kretek

Eks Stasiun Wergu Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Kuliner Khas Kota Kretek

Mei 12, 2026
13 Tahun Menanti Momongan, Wanita di Pati Malah Jadi Korban Dukun Cabul

13 Tahun Menanti Momongan, Wanita di Pati Malah Jadi Korban Dukun Cabul

Mei 12, 2026

Recent News

Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban

Kasus Pencabulan di Pati, Gus Miftah: Jangan Karena Oknum, Pesantren Jadi Korban

Mei 12, 2026
Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Gus Miftah ke LC Pati: Rahmat Allah Tak Pernah Salah, Kadang Kita Lupa Bersyukur

Mei 12, 2026
Eks Stasiun Wergu Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Kuliner Khas Kota Kretek

Eks Stasiun Wergu Bakal Disulap Jadi Pusat Olahraga dan Kuliner Khas Kota Kretek

Mei 12, 2026
13 Tahun Menanti Momongan, Wanita di Pati Malah Jadi Korban Dukun Cabul

13 Tahun Menanti Momongan, Wanita di Pati Malah Jadi Korban Dukun Cabul

Mei 12, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com