LINIKATA.COM, KUDUS – Eks Stasiun Wergu Kudus kini tengah bersiap bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi dan olahraga baru di Karesidenan Pati. Proses revitalisasi bangunan bersejarah tersebut dipastikan tetap menjaga keaslian arsitektur kuno sesuai dengan kaidah cagar budaya yang berlaku di Kabupaten Kudus.
General Manager Lapangan PT WISAN Tri Jaya selaku koordinator revitalisasi, Sandung Hidayat, menegaskan bahwa seluruh proses hukum dan prosedur sewa-menyewa lahan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah tuntas secara regulasi. Langkah ini diambil untuk menghidupkan kembali kawasan yang telah lama terbengkalai.
‘’Kami menyewa dengan mekanisme resmi. Ketentuan dari Pemda dan KAI sangat ketat, salah satunya tidak boleh mengubah bentuk fisik asli bangunan lama,’’ ujar Sandung, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Jelang Iduladha, Peternak Kambing di Pedawang Kudus Mulai Diserbu Pembeli
Menjaga Arsitektur Kuno dan Gandeng Tim Ahli Cagar Budaya
Untuk mempertahankan keaslian gedung, Tim Ahli Cagar Budaya telah meninjau lokasi sebanyak tiga kali guna memetakan bagian bangunan yang wajib dipertahankan. Penambahan fasilitas baru diperbolehkan dengan syarat material dan warna wajib identik dengan karakteristik KAI tempo dulu, sehingga nilai historis stasiun tetap terjaga.
Investasi sebesar Rp3,5 – 4 Miliar dikucurkan untuk kontrak sewa tahap awal berdurasi 5 tahun. ‘’Tanah ini sudah puluhan tahun terbengkalai. Kami sebagai pengusaha mengambil momentum ini agar berdampak positif bagi masyarakat Kudus, Pemda, dan KAI,’’ tambahnya.
Eks Stasiun Wergu diproyeksikan menjadi wadah multi-usaha modern. Di lokasi ini akan dibangun pusat biliar terbaik se-Karesidenan Pati, lapangan padel tennis, area gym, hingga pusat suvenir khas Kota Kretek. Pengelola juga menyediakan 8 titik strategis khusus untuk UMKM kelas menengah ke atas dengan sistem kemitraan satu pintu.
Baca juga: Gebrakan SMK RUS Kudus! Bupati Dukung Pembangunan SMP Animasi Internasional
Fasilitas Shuttle dan Loket Tiket Resmi PT KAI
Menariknya, fungsi stasiun sebagai simpul transportasi tidak sepenuhnya hilang. PT KAI berencana membuka loket penjualan tiket resmi di lokasi ini untuk melayani warga dari wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, hingga Blora. Fasilitas ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat di wilayah Muria Raya.
‘’Nanti dilengkapi ruang tunggu. Bahkan PT KAI bersedia memfasilitasi angkutan shuttle langsung dari Wergu menuju Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol Semarang. Warga Kudus tidak perlu repot berkendara jauh ke Semarang,’’ jelas Sandung.
Saat ini proses renovasi tengah dikebut dengan melibatkan tiga kontraktor berbeda. Fasilitas biliar ditargetkan melakukan launching perdana pada akhir Juni mendatang. Sementara itu, keseluruhan renovasi gedung Eks Stasiun Kudus ini dijadwalkan beroperasi penuh pada awal tahun 2027. (LK9)
Editor: Ahmad Muhlisin













