• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Komnas HAM Sesalkan Polisi Lamban Tangani Kasus Pencabulan Santriwati di Pati

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2026
in Regional
0
Komnas HAM Sesalkan Polisi Lamban Tangani Kasus Pencabulan Santriwati di Pati
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyayangkan lambannya Polresta Pati dalam menangani kasus dugaan pencabulan santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Padahal, perkara ini sudah dilaporkan korban sejak 2024.

“Kami menyesalkan kepolisian yang terlambat menangani, karena sesungguhnya laporan sudah dari tahun 2024, di mana korban sebelumnya sudah mengalami kekerasan seksual selama empat tahun,” sesal Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, saat ditemui usai rapat tertutup dengan UPTD PPA DinsosP3AKB Kabupaten Pati, Jumat (8/5) petang.

Selain menyoroti kinerja kepolisian, Komnas HAM juga mengecam keras perilaku kiai yang seharusnya menjadi teladan dan pelindung bagi para santrinya. Menurut Anis, tindakan tersangka merupakan bentuk penyalahgunaan pengaruh yang sangat berat.

Baca juga: Status Masih Saksi, KS Dipulangkan Usai Diperiksa Terkait Pelarian Asyhari

“Kami mengecam dan menyesalkan perilaku Kiai. Selaku pendidik di pesantren yang seharusnya memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pendidikan, tetapi menyalahgunakan pengaruh dan kekuasaannya, sekaligus kepemimpinannya untuk melakukan tindak pidana kekerasan seksual,” tegasnya.

Anis Hidayah menegaskan bahwa kekerasan seksual adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius. Mengingat posisi tersangka sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar, penegakan hukum tidak boleh dilakukan dengan setengah hati.

“Kekerasan seksual adalah pelanggaran hak asasi manusia dan pelakunya adalah orang yang memiliki pengaruh. Sehingga, kami ingin mendorong kasus ini ditangani secara serius,” tegasnya.

Anis lantas mendorong pihak kepolisian agar segera melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati. Dia juga berharap majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pati bisa menjatuhkan vonis seberat-beratnya mengingat posisinya adalah orang berpengaruh.

Baca juga: Kemenag Hanya Cabut Izin Ponpes Ndholo Kusumo, Sekolah Formal Tetap Buka

“Kami ingin mendorong agar kepolisian segera melimpahkan perkara ini kepada kejaksaan dan menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya termasuk juga pemberatan sepertiga, karena yang bersangkutan seharusnya mendidik para santrinya,” ujar Anis.

Dari kasus ini, Anis berharap semua korban dugaan pencabulan berani bicara dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Dengan makin banyaknya korban yang berani melapor, harapannya kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Kami berharap ini menjadi pengingat kita semua agar santri di manapun berada yang terindikasi menjadi korban kekerasan seksual untuk berani bicara sehingga kasusnya bisa ditangani dengan profesional akuntabel dan transparan oleh aparat penegak hukum agar kasus serupa tidak terus terjadi,” tuntasnya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: AsyhariKomnas HAMPencabulan
Previous Post

Dua Remaja Jadi Korban Pembacokan di Jalanan, Polisi Buru Pelaku

Next Post

Fakta Baru! Tersangka Asyhari Kini Akui Cabuli Dua Santriwati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Fakta Baru! Tersangka Asyhari Kini Akui Cabuli Dua Santriwati

Fakta Baru! Tersangka Asyhari Kini Akui Cabuli Dua Santriwati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026

Recent News

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com