• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Tuntang Meluas, 2 Kecamatan di Demak Terendam Banjir

Redaksi by Redaksi
April 8, 2026
in Regional
0
Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Tuntang Meluas, 2 Kecamatan di Demak Terendam Banjir

Warga Desa Dukun, Karangtengah, Demak melintasi genangan banjir untuk beraktivitas. Foto: Linikata/Lk6

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, DEMAK – Dampak jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak kini mulai dirasakan secara meluas oleh warga di wilayah tetangga. Hingga Selasa (7/4/2026) malam, genangan air dilaporkan mulai mengepung permukiman di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter.

Kondisi terparah salah satunya terpantau di Desa Dukun. Akibat debit air yang terus merangkak naik, aktivitas harian masyarakat praktis lumpuh total. Sebagai langkah antisipasi, warga setempat terpaksa menutup akses keluar-masuk kampung guna menghindari risiko keamanan bagi kendaraan yang melintas.

Banjir yang melanda kawasan ini merupakan “kiriman” dari wilayah timur setelah tiga titik tanggul Sungai Tuntang di Kecamatan Guntur jebol pada Jumat (3/4/2026) lalu. Air mulai merayap masuk ke permukiman sejak Minggu (5/4/2026) dan terus mengalami kenaikan signifikan hingga Selasa sore ini.

Baca juga: SDN 1 Ploso Demak Diterjang Banjir, Siswa Terpaksa Mengungsi ke Musala

Letak geografis Kecamatan Karangtengah yang berada di dataran lebih rendah membuat aliran air dari hulu berkumpul di wilayah tersebut. Warga pun mulai sibuk menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian mulai mengungsi ke rumah kerabat, meski tak sedikit yang memilih bertahan di dalam rumah di tengah kepungan air.

Kuwat, salah seorang warga Desa Dukun, menceritakan betapa cepatnya air naik pada hari ini. Menurutnya, pemandangan pagi tadi masih menunjukkan air hanya menggenangi akses jalan desa.

“Tadi pagi masih di jalan, belum masuk rumah. Tapi mulai jam 15.00 WIB sore tadi, air langsung naik dengan cepat dan masuk ke dalam rumah. Semua air dari arah timur larinya ke sini,” ungkap Kuwat dengan nada khawatir.

Baca juga: Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Pasutri di Demak Ini Tetap Teguh Persiapkan Haji

Selain faktor kiriman air, buruknya drainase dituding menjadi penyebab banjir sulit surut. Muklasin, warga lainnya, mengeluhkan saluran pembuangan yang ada saat ini tidak mampu menampung volume air untuk dialirkan menuju sungai besar.

Warga sangat berharap Pemerintah Kabupaten Demak segera turun tangan melakukan langkah darurat, seperti pembuatan sodetan atau penyediaan pompa air berkapasitas besar.

“Saluran pembuangannya kecil sekali di sini. Kami berharap pemerintah melihat langsung kondisi ini. Kasihan warga, kalau tidak ada pompa atau sodetan, banjir ini akan sangat lama surutnya,” keluh Muklasin. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Banjir Demak
Previous Post

SDN 1 Ploso Demak Diterjang Banjir, Siswa Terpaksa Mengungsi ke Musala

Next Post

Dicuri saat Subuh, Motor Warga Bajomulyo Pati Ditemukan Warga di Semak-Semak

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dicuri saat Subuh, Motor Warga Bajomulyo Pati Ditemukan Warga di Semak-Semak

Dicuri saat Subuh, Motor Warga Bajomulyo Pati Ditemukan Warga di Semak-Semak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

Puluhan Pemuda Desa Raci Pati Serang Ketitangwetan, Empat Warga Luka-Luka

September 7, 2025
Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Asyiknya Nyore di Angkringan Semar, Cuma 10 Menit dari Alun-Alun Pati

Januari 3, 2026
Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Menikmati Lontong Balungan Mbah Rum yang Legendaris di Kropak Pati

Januari 2, 2026
Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Optimalkan Program Jaga Desa, Bupati Sam’ani Kejar Transparansi Anggaran

Mei 29, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026

Recent News

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mulai Rp3 Ribu, Warung di Alun-Alun Kembangjoyo Pati Ini Jual Kuliner Langka

Mei 30, 2026
Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Ayam Panggang Kaya Rempah Berpadu Pecel Pakis yang Bikin Nagih di Kajar Kudus

Mei 30, 2026
Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang

Mei 30, 2026
Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Foto Kapolresta Pati Dibakar saat Demo Tambang, JMPPK: Kami Tidak Undang AMPB

Mei 29, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com