• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Terisolasi Banjir, Puskesmas Jakenan Layani Warga Karangrowo Pati Lewat Perahu

Redaksi by Redaksi
Januari 24, 2026
in Regional
0
Puskesmas Jakanen Periksa Kesehatan korban banjir di Karangrowo, Jakenan, Pati

Puskesmas Jakenan memeriksa kesehatan korban banjir di Desa Karangrowo, Jakenan, Pati. Foto: Linikata/LK3

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Sudah lebih dari dua pekan, warga Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, hidup dalam kepungan banjir. Akses jalan yang terputus total membuat desa ini terisolasi.

Kondisi ini memaksa tim kesehatan dari Puskesmas Jakenan melakukan aksi “jemput bola” menggunakan perahu untuk menyisir rumah-rumah warga. Bersama aparat TNI dan Polri, tim medis menerjang genangan air setinggi lebih dari satu meter.

Langkah ini diambil karena banyak warga, terutama lansia, yang mulai mengeluhkan berbagai penyakit namun enggan mengungsi ke posko kesehatan.

Baca juga: 100 Ha Tambak di Tunggulsari Pati Terendam Banjir, Kerugian Capai Rp5 M

Pemeriksaan Medis di Atas Perahu

Kondisi banjir yang mencapai dada orang dewasa membuat aktivitas warga lumpuh total. Tim kesehatan harus menempuh perjalanan sekitar 30 menit menggunakan perahu untuk mencapai permukiman. Uniknya, proses pemeriksaan kesehatan dilakukan langsung di atas perahu di depan teras rumah warga yang terendam.

Kusnen (60), salah satu warga Desa Karangrowo, mengaku kondisi fisiknya terus menurun akibat terpapar air banjir selama 15 hari terakhir. Meski sakit, ia memilih bertahan di rumah demi menjaga harta benda dan hewan ternaknya.

“Sudah lima belas hari terendam. Rasanya pusing, demam, gatal-gatal, kena kutu air. Airnya setinggi satu meter. Saya masih bertahan karena harus menjaga ternak,” ujar Kusnen saat ditemui di rumahnya.

Strategi Jemput Bola

Banyaknya warga yang mulai terserang demam, pusing, diare, hingga penyakit kulit menjadi alasan utama Puskesmas Jakenan turun langsung ke lapangan. Tim medis menyadari bahwa menunggu warga datang ke Puskesmas adalah hal yang sulit dalam kondisi akses jalan yang lumpuh.

Yuliati, anggota tim kesehatan Puskesmas Jakenan, menjelaskan bahwa perjuangan menembus banjir sejauh 1,5 kilometer ini adalah bagian dari tanggung jawab pelayanan darurat.

“Kami menempuh jarak sekitar satu setengah kilometer menerjang banjir. Ini menjemput bola, karena masyarakat sudah banyak yang sakit dan masih bertahan di rumah. Jadi kami datangi satu per satu, meski harus melakukan pemeriksaan di atas perahu,” jelas Yuliati.

Baca juga: Kepala BNPB Sebut Dangkalnya Sungai Silugonggo Sebabkan Banjir Kudus-Pati

Diketahui, Desa Karangrowo telah terendam banjir selama 15 hari dan terisolir karena seluruh akses jalan tergenang air setinggi satu meter. Untuk masuk ke wilayah desa, warga dan petugas harus menggunakan perahu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sedikitnya 930 jiwa terdampak banjir di desa ini, dengan sekitar 200 rumah terendam dan 600 kepala keluarga terdampak. (LK3)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir Pati
Previous Post

Dua Nelayan Dukuhseti Pati Hilang Diterjang Badai: Satu Tewas, Satu Masih Dicari

Next Post

2 Dapur Umum Dinsos Pati Sediakan 6.000 Nasi Tiap Hari untuk Korban Banjir

Redaksi

Redaksi

Next Post
2 Dapur Umum Dinsos Pati Sediakan 6.000 Nasi Tiap Hari untuk Korban Banjir

2 Dapur Umum Dinsos Pati Sediakan 6.000 Nasi Tiap Hari untuk Korban Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Sempat Ngeluh Meriang, ​Peziarah Sunan Muria Asal Tasikmalaya Meninggal di Penginapan

Sempat Ngeluh Meriang, ​Peziarah Sunan Muria Asal Tasikmalaya Meninggal di Penginapan

Agustus 15, 2026
Perjuangkan Lahan 174 Ha, 15 Warga Karangsari Pati Justru Dipolisikan

Perjuangkan Lahan 174 Ha, 15 Warga Karangsari Pati Justru Dipolisikan

Agustus 15, 2026
​IJTI Sampaikan Duka Gempa Sikka NTT, Imbau Jurnalis Hindari Eksploitasi Korban

​IJTI Sampaikan Duka Gempa Sikka NTT, Imbau Jurnalis Hindari Eksploitasi Korban

Agustus 15, 2026
Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Cemari Sungai hingga Pantai, DLH Pati Akan Cek IPAL Industri Tapioka

Agustus 15, 2026

Recent News

Sempat Ngeluh Meriang, ​Peziarah Sunan Muria Asal Tasikmalaya Meninggal di Penginapan

Sempat Ngeluh Meriang, ​Peziarah Sunan Muria Asal Tasikmalaya Meninggal di Penginapan

Agustus 15, 2026
Perjuangkan Lahan 174 Ha, 15 Warga Karangsari Pati Justru Dipolisikan

Perjuangkan Lahan 174 Ha, 15 Warga Karangsari Pati Justru Dipolisikan

Agustus 15, 2026
​IJTI Sampaikan Duka Gempa Sikka NTT, Imbau Jurnalis Hindari Eksploitasi Korban

​IJTI Sampaikan Duka Gempa Sikka NTT, Imbau Jurnalis Hindari Eksploitasi Korban

Agustus 15, 2026
Miris, Puluhan Ton Limbah Tapioka-Sampah Penuhi Pantai Bulumanis Kidul Pati

Cemari Sungai hingga Pantai, DLH Pati Akan Cek IPAL Industri Tapioka

Agustus 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com