• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

100 Ha Tambak di Tunggulsari Pati Terendam Banjir, Kerugian Capai Rp5 M

Redaksi by Redaksi
Januari 19, 2026
in Regional
0
100 Ha Tambak di Tunggulsari Pati Terendam Banjir, Kerugian Capai Rp5 M

Tambak ikan di Desa Tunggulsari ikut diterjang banjir. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Sekitar 100 hektare tambak di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati terendam banjir, sejak Jumat (9/1/2026). Akibatnya, taksiran kerugian petambak mencapai Rp5 miliar.

Kepala Desa (Kades) Tunggulsari, Setyo Wahyudi, mengungkapkan, mayoritas warganya merupakan petambak dengan total lahan seluas 160 hektare. Dari luas tersebut, yang terdampak mencapai 100 hektare. Tambak-tambak tersebut untuk budi daya ikan nila salin, yang notabene komoditas unggulan Kabupaten Pati.

“Secara ekonomi lumpuh seminggu ini karena aktivitas di tambak petani tidak bisa maksimal. Mereka masih bisa memberikan waring yang itu hanya bisa dilakukan supaya ikan-ikan tidak lepas,” katanya, Minggu (18/1/2026).

Baca juga: Kerugian Akibat Bencana di Pati Ditaksir Capai Rp637,5 Miliar

Menurut Setyo, jika dikalkulasi kerugian kolektif petani tambak di Desa Tunggulsari mencapai Rp5 miliar. Mereka gagal panen ikan nila salin karena ada yang mati maupun hanyut.

“Potensi kerugian tidak sedikit, ada petani yang tinggal beberapa saat lagi panen, tapi airnya ke mana-mana. Kalau airnya penuh itu pasti kerugian makin besar karena pakan yang digunakan udah banyak sehingga kerugian makin besar ketika ikan udah dikasih makan tetapi belum bisa dipanen,” ujarnya.

Setyo menyampaikan, ikan nila salin jadi komoditas utama yang dibudidaya di Desa Tunggulsari. Sebanyak 90 persen petani tambak membudidayakan ikan nila salin, sedangkan sisanya budi daya jenis ikan lain,

“Ada komoditas lain seperti bandeng tetapi nggak sampai 10 persen karena petani di sini lebih memilih ikan nila salin karena waktu panen pendek dan harga stabil. Selain itu, udang vaname juga ada sebagai campuran di budi daya ikan nila salin,” urainya.

Baca juga: Sepekan Banjir Pati: 61 Ribu Warga Terdampak, 2 Nyawa Melayang

Sejauh ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Tunggulsari bersama dengan kelompok tani tambak melakukan normalisasi sungai desa, bahkan langkah ini sudah berlangsung pada 2023 sampai 2024. Sejumlah alat berat dan kerja manual berlangsung untuk meminimalisir banjir di Desa Tunggulsari.

“Namun, kekuatan air lebih dahsyat daripada kemampuan kita dalam menanggulangi gelombang air, akhirnya yang udah kita perbaiki jebol lagi. Dua tahun kita tanggulangi titik kritis supaya rob tidak naik ke desa tetapi tidak bisa melawan alam, artinya ini murni alam yang sudah berubah tidak seperti beberapa tahun yang lalu dampak kerusakannya,” bebernya. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir Pati
Previous Post

Lawan Hoaks dengan Ayam Geprek, Jurus Unik LTNNU Pati Edukasi Korban Banjir

Next Post

Sudewo Kena OTT KPK, AMPB: Sedih, Saat Pati Banjir Malah Diduga Korupsi

Redaksi

Redaksi

Next Post
Warga Pati Kembali Datangi KPK Bawa 2 Bus, Rencana Aksi 13 Hari hingga Ikut Kamisan

Sudewo Kena OTT KPK, AMPB: Sedih, Saat Pati Banjir Malah Diduga Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026

Recent News

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

MPR RI Buka Kanal Aspirasi, Lestari Moerdijat Ajak Warga Beri Masukan

September 15, 2026
Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

Sidak 6 SPPG, Plt Bupati Pati Temukan Dapur Sempit hingga IPAL Tak Layak

September 15, 2026
Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

Dilapori Banyak Kepala SPPG Lalai dan Sering Bolos, Chandra: Saya Minta Dipecat

September 15, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sempat Pingsan, Kini Trauma

Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Sudah Sembuh

September 15, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com