LINIKATA.COM, PATI – Maraknya aksi pencurian aki armada truk memicu DPW Sarbumusi Jateng dan Paguyuban Sopir Pati (PSP) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera membangun pangkalan truk. Selain itu, pemerintah daerah setempat juga didorong untuk memfasilitasi jaminan ketenagakerjaan bagi pengemudi.
Ketua DPW Sarbumusi Jateng, Sri Murtopo terenyuh saat mendengarkan keluhan para pengemudi yang menjadi korban kejahatan tersebut. Ia menegaskan agar pihak eksekutif segera bertindak konkret.
”Kita merasa kecewa dengan pemerintah. Hampir 4 tahun. Kita berharap bahwa pangkalan truk dibangun. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Beberapa kali kawan kami mengalami pencurian,” ujar dia usai beraudiensi di Omah Joglo, Kecamatan Margorejo, Kamis (30/7/2026).
Baca juga: Marak Pencurian Aki Truk di Pati, Imbas Tiadanya Pangkalan?
Tanggung Jawab Pemerintah
Menurut Sri Murtopo, pemerintah daerah seharusnya ikut bertanggung jawab atas kerugian materiil pengemudi. Pasalnya, ketiadaan pangkalan resmi memaksa pengemudi memarkirkan kendaraan di area SPBU hingga bahu jalan raya.
”Ini sama sekali tidak ada tanggungjawab pemerintah kabupaten maupun pusat atas yang terjadi sopir,” kata dia.
Perlindungan Jaminan Kerja
Selain persoalan fasilitas parkir, pihak pekerja transportasi menuntut jaminan keselamatan kerja. Mayoritas pengemudi di wilayah tersebut belum terdaftar dalam program jaminan sosial.
”Jaminan bagi pekerja bagi transportasi belum difasilitasi oleh negara. Sopir kebanyakan pekerja mandiri yang tidak ditanggung perusahaan. Ketika kecelakaan dia harus mengurus sendiri. Jaminan tenaga kerja sangat penting bagi mereka,” ungkap pria yang akrab disapa Topo tersebut.
Ia menilai instansi terkait memiliki alokasi anggaran yang cukup. Anggaran tersebut dapat digunakan untuk mendaftarkan para pengatur kemudi ke program jaminan ketenagakerjaan.
Baca juga: Datangi DPRD Pati, Puluhan Warga Pertanyakan Pengisian Pj Kades hingga Proyek Jalan
Titik Rawan Pencurian
Pada kesempatan yang sama, Ketua PSP, Anam membeberkan bahwa laporan kehilangan aki amat sering diterima dari anggotanya. Salah satu insiden bahkan terjadi saat pengemudi sedang menunaikan ibadah salat Jumat.
”Mobil terparkir. setelah salat jumat akinya hilang. Berkali terjadi. Yang laporan lumayan banyak. ada beberapa titik di Pati. Di depan Pabrik Pakis, Pom Ketanen, Pom Tanjang, sepanjang Lingkar Pati. Sampai saat ini kami belum lapor. Karena kalau lapor ya kayaknya disepele,” tandas dia. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














