LINIKATA.COM, PATI – Sudah hampir dua bulan lamanya warga Desa Tunggulsari RT 5 RW 1, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati terdampak banjir rob. Air pasang yang tak kunjung surut itu telah melumpuhkan aktivitas warga sehingga beban hidup terasa kian menghimpit.
Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, Linikata Media bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan sosial guna meringankan beban para korban, Kamis (25/6/2026).
Dengan berjalan kaki menerobos genangan air, para jurnalis itu menyambangi satu demi satu rumah warga untuk menyerahkan puluhan paket bahan pokok. Saat paket-paket tersebut berpindah tangan, pancaran wajah semringah dan senyum haru tak dapat disembunyikan oleh warga yang menerima uluran tangan tersebut.
Direktur Linikata Media, Deddy Gunawan, menegaskan bahwa gerakan ini didasari oleh ketulusan untuk saling menguatkan. Ia berharap aksi ini bisa memicu gelombang kepedulian yang lebih besar dari berbagai pihak untuk membantu warga Tunggulsari.
“Kami berharap kita selalu bergandengan tangan untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ungkap Deddy.
Baca juga: Banjir Rob Tunggulsari Pati: Bantuan Logistik Datang, Perbaikan Tanggul Dikebut
Pilih Bantuan Bahan Pokok dan Jajanan Anak
Sadar akan kebutuhan mendesak para warga, Deddy secara khusus memilih jenis bantuan yang paling dibutuhkan untuk menyambung hidup sehari-hari di tengah kondisi darurat. Secara khusus, dirinya juga membawa jajanan untuk dibagikan kepada anak-anak.
“Bantuannya berupa beras, ada minyak, ada juga mi instan, dan lain sebagainya,” kata dia.
Senada dengan Deddy, Wakil Ketua IJTI Muria Raya, Hasanudin, mengatakan bahwa aksi ini murni lahir dari rasa kemanusiaan setelah melihat penderitaan warga yang sudah berlangsung sangat lama.
“Jadi bantuan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu. Hari ini kita membagikan sembako kepada warga untuk meringankan beban mereka yang sudah terdampak banjir rob hampir dua bulan,” ujar Hasanudin.
Baca juga: Tambak Digulung Rob Tunggulsari Pati, Junaidi Stres Sampai Masuk RS
Desak Pemerintah Segera Perbaiki Tanggul yang Jebol
Dirinya berharap agar pemerintah segera turun tangan menangani banjir rob. Menurutnya, perbaikan tanggul jebol dan kritis dengan total 450 meter tidak bisa ditunda-tunda lagi karena menyangkut keselamatan dan ruang hidup ratusan jiwa di pesisir Kabupaten Pati.
“Harapan kepada pemerintah bisa membantu warga untuk menanggulangi tanggul yang jebol sepanjang 150 meter, di mana tanggul ini adalah yang membatasi antara laut dengan permukiman warga,” pungkas Hasanudin.
Ungkapan rasa syukur yang mendalam disampaikan oleh Wati. Dengan senyum semringah, dia menyampaikan terima kasih atas kepedulian para jurnalis yang sudi datang langsung ke rumahnya untuk memberikan bantuan.
“Terima kasih sudah memberikan bantuan. Semoga semuanya diberi kesehatan, tambah-tambah rezekinya,” doanya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin














