• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Kondisi Rusunawa Bumirejo Memprihatinkan, Tembok Lapuk hingga Atap Bocor

Redaksi by Redaksi
April 13, 2026
in Regional
0
Kondisi Rusunawa Bumirejo Memprihatinkan, Tembok Lapuk hingga Atap Bocor
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati kondisinya memprihatinkan. Kondisi hunian murah itu sudah lama dikeluhkan oleh para penghuni, tapi sampai sekarang belum ada upaya perbaikan.

Pantauan di lokasi, bangunan yang dihuni Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) itu lapuk di sana-sini. Plavon di beberapa kamar dan teras juga tampak jebol dengan bekas bocoran yang menghitam. Di beberapa sudut, bau busuk yang menyengat terasa langsung menyergap indra penciuman saat berada di dekatnya.

Masalah terlihat makin runyam karena lantai tampak retak-retak di berbagai titik. Bahkan, lantai parkir yang berbahan paving blok terlihat berlumut sehingga licin dan rawan membuat warga terjatuh.

Baca juga: Perbaiki 90 Sekolah di Pati, Menteri Abdul Mu’ti Habiskan Rp67 M

Salah satu penghuni, Yanti (40) mengaku pasrah dengan kondisi rusunawa. Warga Desa Bumirejo yang sudah tinggal sejak 2017 itu tak bisa berbuat apa-apa karena penghasilan keluarganya tak cukup untuk punya hunian lain.

“Di sini senyaman-nyamannya, wong nggak punya rumah,” katanya saat ditemui, Senin (13/4/2016).

Menurut Yanti, pekerjaan sang suami yang menjadi seorang nelayan membuatnya harus berhemat. Apalagi, pekerjaannya hanya sebagai ibu rumah tangga. Di tempat tersebut, Yanti cukup membayar biaya sewa sebesar Rp270 ribu per bulan untuk rumah di lantai 2.

“Sewanya murah. Tapi ya gitu, bocor,” ungkap Yanti sambil tertawa getir.

Meski punya hunian murah, Yanti tetap berharap pemerintah bisa memperbaiki rusunawa. Dia bersama warga lain sudah cukup bersabar menanti adanya perbaikan di tempat mereka pulang itu.

“Harapannya ini bisa diperbaiki, fasilitas yang diperlukan. Biar enggak bocor. Yang rusak-rusak lah pokoknya,” pungkas dia.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa Bumirejo, Mutadi menjelaskan, kondisi sarana dan prasaran Rusunawa Bumirejo memang perlu mendapat perhatian. Pasalnya beberapa fasilitas dan bangunan dalam kondisi memprihatinkan.

“Keadaan seperti ini kami ndak begitu muluk-muluk, memang memperihatinkan,” beber dia.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, 4 Kandang Ayam di Gadudero Pati Roboh, Kerugian Ditaksir Rp5 M

Saat ini, rusunawa yang dibangun Pemerintah Pusat dan dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pati itu dihuni 53 kepala keluarga (KK) dari 196 kamar yang tersedia. Mereka berasal dari Juwana, Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Batangan dan rata-rata berprofesi sebagai nelayan.

“Rusunawa memuat 196 kamar, sekarang terisi 53 kamar. Tarif InsyaAllah awal didesain MBR murah, dari lantai 1 Rp270.000, lantai 2 Rp270.000, lantai 3 Rp240.000, lantai 4 Rp220.000, dan lantai 5 Rp195.000, termasuk sewa, air, dan listrik,” papar Mutadi.

Ia berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) memfasilitasi adanya perbaikan sarana dan prasaran bangunan rusunawa. Meskipun ini aset pemerintah pusat, tetapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati harus berupaya menjaga aset itu.

“Harapan kami, dari pemerintah daerah bisa memfasilitasi sedikit banyak perbaikan gedung agar mereka bisa tinggal di rusun dengan layak, aman, dan sejahtera,” harap Mutadi. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Rusunawa Bumirejo
Previous Post

Buru Pelaku Curanmor, Polres Kudus Kerahkan Anjing Pelacak Sisir Hutan Dawe

Next Post

Kompetisi Matematika Awali Hardiknas 2026 di Rembang, Diikuti 102 Siswa SMP

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kompetisi Matematika Awali Hardiknas 2026 di Rembang, Diikuti 102 Siswa SMP

Kompetisi Matematika Awali Hardiknas 2026 di Rembang, Diikuti 102 Siswa SMP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Juni 16, 2026
Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Juni 16, 2026
Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026

Recent News

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Tahun Baru Islam, Jateng-DIY Dapat Tambahan 1,3 Juta Elpiji 3 Kg

Juni 16, 2026
Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Hallo Buket Pati, Tempat Berburu Kado Unik Mulai Rp15 Ribuan

Juni 16, 2026
Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Ekonomi Lesu, Pedagang Minta Pemkab Tak Tergesa Revitalisasi Pasar Rembang

Juni 16, 2026
Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Kandang Kambing di Undaan Kudus Terbakar, 23 Ekor Ternak Mati

Juni 16, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com