• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Diterjang Angin Kencang, 4 Kandang Ayam di Gadudero Pati Roboh, Kerugian Ditaksir Rp5 M

Redaksi by Redaksi
April 12, 2026
in Regional
0
Diterjang Angin Kencang, 4 Kandang Ayam di Gadudero Pati Roboh, Kerugian Ditaksir Rp5 M
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Bencana angin kencang melanda kawasan peternakan ayam di Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2026) sore. Meski hanya berlangsung dalam hitungan detik, terjangan angin tersebut meluluhlantakkan sedikitnya lima bangunan peternakan, di mana empat di antaranya roboh rata dengan tanah.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut menyisakan trauma bagi para pekerja. Feri, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi, menceritakan bahwa angin datang secara mendadak dari arah barat daya bersamaan dengan hujan deras.

“Angin awalnya datang pelan dari arah barat daya, tapi tiba-tiba langsung kencang. Kejadiannya sangat singkat, mungkin hanya 5 sampai 10 detik, tapi langsung merobohkan kandang. Kami semua panik dan langsung lari menyelamatkan diri ke area persawahan,” kenang Feri saat ditemui di lokasi, Minggu (12/4/2026).

Baca juga: Harga Pupuk dan Pestisida di Pati Melejit, Petani Kelimpungan!

Kepanikan Saat Proses Panen

Kepanikan sempat memuncak karena salah satu kandang yang roboh sedang dalam proses panen, sehingga banyak orang berada di dalam bangunan saat struktur mulai goyah.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu siang, puing-puing bangunan berbahan kayu dan baja ringan tampak berserakan. Jamaah, salah satu pemilik peternakan yang terdampak, menyebutkan bahwa kerugian yang diderita para peternak sangat besar.

Selain kerusakan fisik bangunan, ratusan ekor ayam dilaporkan mati tertimpa reruntuhan serta terhempas ke sawah. Jamaah merinci estimasi kerugian per bangunan mulai fisik dan peralatan sekitar Rp800 juta hingga Rp1 miliar per kandang.

Sementara untuk kandang yang siap panen, kerugian membengkak hingga Rp2 miliar lebih. Diperkirakan total kerugian mencapai Rp5 miliar.

“Ini kerusakan total pak 100 persen rusak total, roboh total punya saya dan pak Alun juga roboh total belakang juga ada satu roboh total juga. Estimasi kandang berupa fisik beserta alat-alat itu sekitar Rp800 juta sampai Rp1 miliar. Kalau sudah ada ayamnya siap panen kaya gitu ya Rp2 miliar lebih masalahnya masih ada ayamnya siap panen juga,” terangnya.

Dampak Angin Kencang di Desa Gadudero

Dampak amukan si “puting beliung” ini ternyata tidak hanya menyasar sektor peternakan. Di Desa Gadudero, puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas pendidikan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.

Baca juga: Siap-Siap Macet! Pantura Lingkar Juwana Diperbaiki, Ini Skema Pengalihan Arusnya

Selain itu, terjangan angin sempat menumbangkan beberapa pohon besar yang melintang di jalur utama Pati-Kudus. Akibatnya, arus lalu lintas sempat lumpuh selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh relawan gabungan dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati.

Hingga Minggu siang, warga desa bersama petugas masih bergotong royong melakukan pembersihan puing-puing dan memperbaiki atap rumah yang rusak agar dapat kembali dihuni.

Sedangkan di area kandang, sejumlah pekerja masih terus menyelamatkan (panen) ribuan ekor ayam. Terdapat sekira 2.400 ekor yang mulai panen sejak kemarin sore, sesaat sebelum diterjang angin kencang. Ratusan di antaranya mati dan masih terkulai lemas tercecer ke sawah jalanan arah kandang. (LK6)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Angin kencangMusibah
Previous Post

​Diduga Peras Terdakwa Rp140 Juta, Kasi Pidum Kejari Rembang Diperiksa Kejati

Next Post

Sampah di Gondoharum Kudus Menggunung, Kades Sebut Terkendala Dana

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sampah di Gondoharum Kudus Menggunung, Kades Sebut Terkendala Dana

Sampah di Gondoharum Kudus Menggunung, Kades Sebut Terkendala Dana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026

Recent News

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

Tangani Kekeringan, Pemkab Pati Siapkan Rp1,5 M untuk Pasok Air Bersih

September 7, 2026
Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

Sebulan Kekeringan, Desa Kletek Pati Jarang Tersentuh Bantuan Air

September 7, 2026
UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

UTS di SMPN 1 Undaan Kudus Diwarnai Kebakaran, Siswa Panik Berhamburan

September 7, 2026
1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

1.500 Anak di Kudus Tidak Sekolah, Bupati Instruksikan Sisir Lapangan

September 7, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com