LINIKATA.COM, PATI – Arus lalu lintas di jalur pantura, tepatnya di Jalan Lingkar Juwana, diprediksi akan mengalami kepadatan menyusul adanya perbaikan jalan di titik tersebut. Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan, Satlantas Polresta Pati telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan, pengalihan arus ini telah dikoordinasikan dengan pihak pelaksana proyek. Pihaknya juga telah meminta pelaksana untuk memasang rambu pemberitahuan di titik-titik strategis guna sosialisasi kepada pengguna jalan dan warga sekitar.
Rencananya, perbaikan Jalan Lingkar Juwana akan dilakukan secara bertahap dengan mendahului satu lajur. Langkah ini diambil agar akses utama pantura tetap bisa dilintasi meskipun terjadi penyempitan jalur.
Baca juga: Pemkab Pati Targetkan Tidak Ada Jalan Rusak di 2027
Skema Pengalihan Arus Jalur Pati-Rembang
Berdasarkan hasil koordinasi, kata Kompol Fahmi, berikut adalah detail rekayasa lalu lintas yang disiapkan selama masa perbaikan:
Arus kendaraan dari arah Pati menuju Rembang tetap menggunakan jalur semula, yaitu melintasi kawasan Alun-alun Juwana ke arah timur. Sementara itu, kendaraan dari arah Rembang menuju Pati tetap diarahkan melewati Jalan Lingkar Juwana, tapi akan diberlakukan penyempitan jalur karena sebagian badan jalan sedang diperbaiki.
Kondisi ini akan berubah saat pengerjaan jembatan dimulai, di mana seluruh arus kendaraan nantinya akan dialihkan sepenuhnya melewati jalur Alun-alun Juwana.
“Tentu nantinya akan dilakukan evaluasi melihat kondisi di lapangan,” tambah Riki, Kamis (9/4/2026).
Penyiagaan Personel 24 Jam
Untuk menjamin kelancaran, personel dari Polresta Pati dan Polsek jajaran akan disiagakan selama 24 jam di lokasi proyek. Petugas juga akan melakukan pengaturan pada traffic light agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan yang ekstrem.
Baca juga: Ali Badrudin Pastikan Pembangunan di Pati Tetap Jalan Meski Tanpa Sudewo
“Personel baik dari Polresta dan Polsek juga disiagakan. Baik saat ada kendaraan mogok maupun keluar masuk kendaraan proyek. Sehingga saat ada kendala dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Riki Fahmi Mubarok.
Masyarakat yang akan melintasi jalur Juwana diimbau untuk tetap waspada, mematuhi rambu-rambu petunjuk, dan mempertimbangkan waktu keberangkatan guna menghindari potensi kemacetan di jam-jam sibuk. (LK2)
Editor: Ahmad Muhlisin















