LINIKATA.COM, PATI – Warga Kelurahan Pati Kidul digegerkan dengan penemuan mayat seorang duda di dalam kamar kosnya Dukuh Kranggan RT 3 RW 3, Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Pria berinisial J (46) tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa (9/6/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Ketua RW 03 Kelurahan Pati Kidul, Totok Supriyanto, menjelaskan bahwa korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Gabus tersebut sehari-hari bekerja sebagai kurir makanan beku (frozen food). Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pihak keluarga yang kehilangan kontak sejak siang hari.
“Dari keterangan keluarganya, dia bekerja sebagai kurir makanan frozen seperti sosis. Sejak siang dihubungi pihak keluarga tidak ada jawaban. Karena sampai jam lima sore tidak ada kabar, akhirnya disusul ke kos sini,” tutur Totok Supriyanto.
Baca juga: Harta Gono-Gini Dijual Sepihak Mantan Suami, Rumah di Karaban Pati Dirobohkan
Sesampainya di lokasi, pihak keluarga melihat mobil pikap yang biasa digunakan korban untuk bekerja terparkir di depan halaman kos. Kerabat korban kemudian berinisiatif mengecek langsung ke kamar dan mendapati pintu dalam posisi terbuka separuh. Saat itulah korban ditemukan sudah terbujur kaku di atas tempat tidur.
Pihak Kepolisian Lakukan Olah TKP
Mendapati kondisi korban yang sudah meninggal dunia, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Kelurahan Pati Kidul dan pihak kepolisian. Tak berselang lama, tim gabungan dari Polsek Pati bersama tenaga kesehatan tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa kondisi jenazah. Setelah pemeriksaan awal selesai, jasad korban langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans Desa Gabus pada Selasa malam.
Baca juga: Tertipu Loker di Pati, Remaja Lampung Telantar Sampai Tidur di Emperan Toko
Kapolsek Pati, Iptu Windartono, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar dan keterangan saksi, korban diketahui memiliki riwayat medis kedaruratan kronis dan diduga kuat mengembuskan napas terakhirnya akibat serangan jantung mendadak.
“Tim medis tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga dugaan sementara korban meninggal dunia karena faktor kesehatan. Namun yang jelas, yang bersangkutan memang diketahui punya riwayat penyakit jantung,” terang Iptu Windartono.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Usai proses evakuasi dan pendataan selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Kecamatan Gabus untuk diritualkan dan dimakamkan secara layak. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















