LINIKATA.COM, DEMAK – Sebuah kecelakaan maut yang terekam kamera CCTV menggemparkan warga di jalur utama Semarang-Jepara pada Rabu (8/4/2026). Seorang pengendara motor bernama Dedy (20), warga Desa Pecuk, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, dilaporkan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian setelah terjatuh dan terlindas ban truk trailer.
Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat detik-detik pemotor yang mengendarai Suzuki Satria bernomor polisi AB 2352 OL tampak melaju kencang dari arah Jepara menuju Semarang.
Saat mencoba mendahului sebuah mobil boks, motor korban mendadak oleng. Video tersebut memperlihatkan motor korban yang kehilangan keseimbangan setelah pengendara tampak kaget melihat truk trailer muncul dari arah berlawanan.
Baca juga: Nestapa Korban Banjir Trimulyo Demak: Dikepung Lumpur, Krisis Air, Menanti Bantuan
Nahas, karena kondisi ban yang kecil dan licin, motor tersebut tergelincir melewati marka jalan. Korban jatuh tepat di kolong truk trailer bernomor polisi B-9883-DG, dan dalam hitungan detik, tubuhnya terlindas roda besar kendaraan berat tersebut.
Pasca-insiden memilukan tersebut, Unit Gakkum Satlantas Polres Demak segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk penyelidikan lebih lanjut. Arus lalu lintas sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Demak, Ipda Luthfil Hakim, menjelaskan bahwa kecelakaan ini diperparah oleh kondisi teknis sepeda motor korban yang tidak layak jalan.
“Kendaraan Satria saat mendahului mobil boks, disaat bersamaan dari arah berlawanan muncul kontainer. Karena kaget, pengendara melakukan pengereman. Namun, karena kondisi ban yang halus (gundul) dan ukuran ban yang sudah dirubah menjadi kecil, motor tergelincir ke arah berlawanan dan masuk ke kolong truk,” ujar Ipda Luthfil Hakim, Kamis (9/4/2026) siang.
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan fisik kendaraan menunjukkan bahwa motor korban hanya dilengkapi dengan rem depan saja, yang membuatnya sangat tidak stabil saat dilakukan pengereman mendadak dalam kondisi jalanan yang padat.
Baca juga: Dicuri saat Subuh, Motor Warga Bajomulyo Pati Ditemukan Warga di Semak-Semak
Pihak kepolisian tak bosan-bosannya memberikan peringatan keras kepada para pengendara, khususnya anak muda, untuk tidak memodifikasi kendaraan di luar batas kewajaran.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi standar dan layak jalan. Pastikan ban tidak tipis dan sistem pengereman berfungsi sempurna baik depan maupun belakang. Jangan mengabaikan aspek teknis demi gaya, karena keselamatan di jalan raya adalah yang utama,” tegas dia. (LK6)
Editor: Ahmad MuhlisinÂ















