LINIKATA.COM, REMBANG – Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang, Nur Hasan, meminta masyarakat karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang belum bisa memperbaiki jalan rusak. Permohonan maaf ini untuk menanggapi gelombang keluhan warga selama Lebaran.
“Pemerintah Kabupaten Rembang memohon maaf atas keluhan masyarakat terkait jalan rusak. Kami tegaskan, pemerintah tidak akan menutup mata, tidak hanya sekadar memberi janji, apalagi membiarkan kerusakan jalan begitu saja,” ujar Nur Hasan kepada wartawan, Rabu (25/03/2026).
Pihaknya menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius dan tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Ia menekankan bahwa laporan yang masuk, baik dari wilayah perkotaan hingga pelosok desa, telah dicatat dan menjadi prioritas pembahasan.
Baca juga: Plt Bupati Pati Minta Maaf Tak Bisa Perbaiki jalan Rusak Sebelum Lebaran
Sebagai bentuk nyata tanggung jawab, Pemkab bersama DPRD Rembang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar yang dikhususkan untuk perawatan rutin jalan kabupaten.
“Anggaran ini akan difokuskan untuk memperbaiki akses jalan antar-desa maupun jalan penghubung antar-kecamatan di wilayah Kabupaten Rembang,” katanya.
Pelaksanaan perbaikan jalan ini akan memfokuskan kerja pada pembenahan jalan kabupaten serta akses antar-desa dengan menggunakan metode respon cepat terhadap setiap titik kerusakan melalui program perawatan rutin yang dilakukan secara berkelanjutan.
Meskipun komitmen dan anggaran sudah disiapkan, Nur Hasan menjelaskan bahwa proses pengerjaan di lapangan menghadapi tantangan tersendiri.
Salah satu penghambat utama adalah faktor cuaca yang tidak mendukung yang dapat mempengaruhi kualitas dan ketahanan aspal.
Baca juga: Percepat Swasembada Gula Nasional, Dintanpan Rembang Targetkan 1.550 Hektare Tebu
“Kami berupaya semaksimal mungkin, namun pengerjaan memang harus dilakukan secara bertahap. Selain karena luasnya wilayah, faktor cuaca juga sangat menentukan kapan pengerjaan bisa dilakukan secara optimal,” tambahnya.
Pihak DPRD dan Pemkab berharap masyarakat dapat bersabar selama proses perbaikan bertahap ini berlangsung. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau setiap titik kerusakan agar mobilitas warga kembali lancar dan aman. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin















