• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

Redaksi by Redaksi
September 2, 2026
in Regional
0
Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

Penjual beras di pasar Bitingan, Syafa'ah sedang melayani pembeli, Selasa (2/9/2026). Foto: Linikata/Lk6

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, KUDUS – Gelombang panas dan kekeringan akibat fenomena El Nino mulai memukul stabilitas harga pangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dua komoditas utama yang mengalami lonjakan harga paling mencolok adalah beras dan cabai rawit merah.

Kondisi tersebut terlihat jelas saat pemantauan di Pasar Bitingan, selain beras dan cabai, tren kenaikan harga juga menular ke komoditas lain seperti bawang merah, gula pasir, sayur-mayur, hingga pasokan daging ayam.

Tutik Asiani, salah seorang pedagang bahan baku dapur, mengungkapkan bahwa cuaca kering berkepanjangan menjadi pendorong utama merangkaknya harga barang dagangan. Cabai rawit merah kini dibanderol Rp60.000 per kilogram, melonjak dari posisi pekan sebelumnya di kisaran Rp50.000.

Sedangkan cabai merah keriting dan cabai rawit putih masing-masing merambat ke angka Rp30.000 dan Rp35.000 per kilogram, alias naik sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000.

Baca juga: Diklaim Hemat 50 Persen, Petani di Pati Inovasi Buat Pupuk Cair Nitrobacter

Kenaikan Harga Komoditas Bumbu Dapur

“Pengaruh musim kemarau memang ada, tapi sejauh ini eskalasi harganya belum terlalu drastis. Cabai rawit merah yang tadinya di kisaran Rp55.000 sekarang naik ke Rp60.000. Komoditas lain kurang lebih sama,” ujar Tutik, Rabu (2/9/2026).

Kenaikan serupa menimpa pasokan bawang merah lokal. Komoditas berukuran besar saat ini dipasarkan seharga Rp30.000 per kilogram, sementara grade di bawahnya dijual Rp28.000. Keduanya terkoreksi naik sebesar Rp3.000 dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, disusul penyesuaian harga pada lini sayuran.

Dampak El Nino paling terasa pada sektor pangan primer seperti beras. Di Pasar Bitingan, harga eceran beras kelas medium telah menyentuh Rp15.500 per kilogram. Angka ini terus merangkak naik dari harga pekan lalu sebesar Rp14.500, padahal sebelumnya sempat bertahan stabil pada level Rp14.000 per kilogram.

Syafa’ah, penjual beras setempat, menyebutkan bahwa penyusutan luas area tanam padi pada musim kemarau menjadi pemicu utamanya. Keterbatasan hasil panen memicu lonjakan harga gabah di tingkat petani.

Baca juga: Dibalik Program Swasembada Garam, Petani Demak Keluhkan Harga Jual Anjlok

Dampak Penurunan Panen dan Keluhan Pedagang

“Kenaikan terjadi bertahap dalam sepekan terakhir. Karena volume panen berkurang drastis, otomatis harga gabah meroket dan berdampak langsung ke harga eceran beras medium,” terang Syafa’ah.

Menariknya, kenaikan tak hanya dipicu oleh faktor iklim semata. Komoditas ternak seperti daging ayam dan daging sapi juga terpantau masih betah di tingkatan harga tinggi. Ayam potong kini diperdagangkan di kisaran Rp42.000 per kilogram—jauh melampaui harga normal akhir Juli lalu sebesar Rp35.000. Sementara itu, daging sapi bertahan kokoh pada level Rp140.000 per kilogram sejak momen Lebaran.

Mahalnya harga pangan ini mengundang keluhan dari para pelaku usaha kecil. Iin, pedagang mi ayam lokal, mengaku kepalanya pusing harus memutar otak agar modal usahanya tetap menutupi tingginya belanja bahan baku.

“Sangat berat bagi kami pedagang kecil. Semua kebutuhan pokok naik bersamaan saat daya beli masyarakat sedang turun. Kami sangat berharap intervensi pemerintah untuk menstabilkan harga agar tidak makin memberatkan,” ungkap Iin. (LK9)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Harga BerasHarga cabaiPasar Bitingan
Previous Post

87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas

Next Post

Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

Redaksi

Redaksi

Next Post
Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

4
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Kekeringan, PMI dan IJTI Muria Raya Pasok Air Bersih ke Depok Grobogan

Kekeringan, PMI dan IJTI Muria Raya Pasok Air Bersih ke Depok Grobogan

2
Harta Kabid SD Dindikpora Rembang Naik jadi Rp1,15 M, Utang Susut 50%

Harta Kabid SD Dindikpora Rembang Naik jadi Rp1,15 M, Utang Susut 50%

September 2, 2026
Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

September 2, 2026
Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

September 2, 2026
87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas

87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas

September 2, 2026

Recent News

Harta Kabid SD Dindikpora Rembang Naik jadi Rp1,15 M, Utang Susut 50%

Harta Kabid SD Dindikpora Rembang Naik jadi Rp1,15 M, Utang Susut 50%

September 2, 2026
Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

Sisihkan Gaji, Jurnalis TV Bantu 15 Ribu Liter Air untuk Warga Ngaluran Demak

September 2, 2026
Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

Dampak Kemarau, Harga Beras hingga Cabai di Kudus Meroket

September 2, 2026
87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas

87 Kasus Kebakaran Landa Pati dalam 8 Bulan, Satu Warga Tewas

September 2, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com