LINIKATA.COM, PATI – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, menggelar tumpengan dan doa bersama. Kegiatan sederhana ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
Dengan membawa berkat berupa nasi tumpeng dari rumah masing-masing, puluhan warga berkumpul di sepanjang jalan utama desa. Beralaskan tikar, mereka dengan khusyuk mengikuti doa dan manaqiban untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Gandeng Astra Honda, Lulusan SMK BTB Juwana Siap Langsung Diserap Industri
Tradisi Tumpengan dan Refleksi Perjuangan
Tradisi tumpengan dan doa bersama ini tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan, namun juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa syukur serta mengingat kembali perjuangan para pendahulu bangsa.
Sekretaris Desa Ketitangwetan, Ismail, mengatakan, meski digelar secara sederhana, kebersamaan warga menjadi pesan penting bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
”Malam ini kita menggelar tumpengan dan doa bersama untuk para pahlawan bangsa yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan. Selain itu kita mendoakan bangsa Indonesia khususnya Desa Ketitangwetan, agar diberikan kesejahteraan dan keselamatan dan dibebaskan dalam segala bentuk bencana,” katanya.
Baca juga: Siap-Siap! Pemkab Pati Jadwalkan Pilkades Serentak Maret 2027
Harapan Pelestarian Tradisi
Warga berharap kegiatan doa bersama dan tumpengan dapat terus dilestarikan sebagai tradisi setiap peringatan kemerdekaan, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghargai jasa para pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
”Semoga generasi mendatang bisa terus melanjutkan tradisi ini dan menghargai jasa pahlawan,” tuntasnya. (LK3)
Editor: Ahmad Muhlisin














