• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ikan, Petambak di Gadingrejo Pati Rugi Puluhan Juta

Redaksi by Redaksi
Juli 9, 2026
in Regional
0
Diduga Tercemar Limbah Pabrik Ikan, Petambak di Gadingrejo Pati Rugi Puluhan Juta

Sugeng menunjukkan limbah buangan PT Juifa International Food yang diduga mencemari lingkungan, Kamis (9/7/2026). Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Aktivitas budidaya perikanan di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, dilaporkan mengalami kerugian akibat dugaan pencemaran lingkungan. Sejumlah tambak milik warga setempat diduga kuat tercemari oleh pembuangan limbah oleh PT Juifa Internasional Foods yang beroperasi di Jalan Pati-Juwana.

Dampak dari kontaminasi zat berbahaya tersebut membuat komoditas ikan dan udang yang tengah dibudidayakan massal oleh warga mati mendadak. Akibatnya, para petambak lokal harus menelan pil pahit lantaran mengalami kerugian finansial hingga puluhan juta rupiah akibat gagal panen beruntun.

Salah seorang petambak terdampak, Sugeng, mengeluhkan bahwa kematian massal pada benih ikan nila dan udang windu miliknya sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Siklus mematikan ini biasanya mencapai puncaknya setiap kali wilayah Juwana diguyur hujan lebat.

“Kondisi ini sudah berlangsung sejak dua tahun lalu sampai saat ini. Setiap kali turun hujan, ikan-ikan di tambak langsung pada mati. Baik udang maupun nila semuanya mati tidak bersisa,” keluh Sugeng saat ditemui, Kamis (9/7/2026).

Baca juga: Limbah Pabrik Dua Putra Pati Diduga Picu Bau Busuk, Warga Sampai Muntah

Laporan Petambak Diabaikan Perusahaan, Ganti Rugi Tak Sebanding

Sugeng merinci, area tambak produktif seluas 3 hektare yang ia sewa dengan tarif Rp14 juta per tahun tersebut kini tidak lagi ramah untuk budidaya. Dalam satu kali siklus panen yang normal, ia biasanya mampu mengantongi omzet berkisar antara Rp20 juta hingga Rp30 juta. Namun, semenjak dugaan kebocoran limbah terjadi, ia sudah mengalami dua kali gagal panen pada komoditas udang.

Ironisnya, upaya mediasi dan laporan mandiri yang dilayangkan para petambak ke pihak manajemen pabrik pengolahan ikan itu kerap kali dimentahkan dan tidak mendapat respons yang baik.

“Saya sudah lapor beberapa kali tapi selalu diabaikan oleh pihak perusahaan. Alasannya klasik, mereka berdalih kematian ikan itu murni karena faktor air hujan, bukan limbah. Pernah sekali diganti rugi dulu sebesar Rp1,5 juta, padahal waktu itu modal panenan saya rugi sampai Rp20 juta. Jelas tidak sebanding dengan ongkos bibit dan pakan,” sergahnya masygul.

Keluhan serupa juga disuarakan oleh Sunar, petambak Gadingrejo lainnya. Ia mengindikasikan bahwa volume limbah yang dibuang ke aliran sungai sudah melebihi ambang batas toleransi lingkungan.

“Ikan di luar tambak atau di aliran sungai luar saja ikut mati semua. Bahkan ikan sapu-sapu yang terkenal sangat kuat dan tahan di air kotor sekalipun, di sini bisa ikut mati,” papar Sunar.

Baca juga: Polresta Pati Gagalkan Penyelundupan Miras asal Bali, Modus Muatan Beras

DLH Pati Janji Turunkan Tim untuk Cek Lapangan

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengaku jajarannya belum menerima laporan dari masyarakat Desa Gadingrejo terkait dugaan pencemaran limbah industri perikanan tersebut.

Kendati demikian, menyikapi adanya keluhan massal dari para petambak Juwana, DLH berkomitmen untuk segera menerjunkan tim pengawas lingkungan hidup guna melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mengambil sampel air tambak untuk diuji di laboratorium resmi.

“Kami belum tahu detail mengenai permasalahan tersebut karena belum ada laporan yang masuk. Namun, atas informasi ini, kami akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambak dan pabrik yang bersangkutan dalam waktu dekat,” tegas Tulus melalui sambungan telepon WhatsApp. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: Limbah
Previous Post

Sam’ani Ajak Warga Kudus Gairahkan Wisata Lewat Pendakian Massal Puncak 29

Next Post

Ilegal dan Dekat Batas Hutan, Penambangan Batu di Lemah Putih Rembang Diserahkan ke APH

Redaksi

Redaksi

Next Post
Tepis Caplok Lahan Perhutani, Pengelola Tambang di Lemahputih Rembang Klaim Berizin

Ilegal dan Dekat Batas Hutan, Penambangan Batu di Lemah Putih Rembang Diserahkan ke APH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Lupa Tak Matikan Kompor, Rumah di Getaspejaten Kudus Ludes Terbakar

Lupa Tak Matikan Kompor, Rumah di Getaspejaten Kudus Ludes Terbakar

Juli 10, 2026
Harumkan Nama Pati, Karateka Christo Sabet Emas SEAKF 3 Tahun Beruntun

Harumkan Nama Pati, Karateka Christo Sabet Emas SEAKF 3 Tahun Beruntun

Juli 10, 2026
Polres Kudus Amankan Belasan Motor Balap Liar

Polres Kudus Amankan Belasan Motor Balap Liar

Juli 10, 2026
Pemkab Pati Rampungkan Perbaikan 28 Km Jalan Rusak

Pemkab Pati Rampungkan Perbaikan 28 Km Jalan Rusak

Juli 10, 2026

Recent News

Lupa Tak Matikan Kompor, Rumah di Getaspejaten Kudus Ludes Terbakar

Lupa Tak Matikan Kompor, Rumah di Getaspejaten Kudus Ludes Terbakar

Juli 10, 2026
Harumkan Nama Pati, Karateka Christo Sabet Emas SEAKF 3 Tahun Beruntun

Harumkan Nama Pati, Karateka Christo Sabet Emas SEAKF 3 Tahun Beruntun

Juli 10, 2026
Polres Kudus Amankan Belasan Motor Balap Liar

Polres Kudus Amankan Belasan Motor Balap Liar

Juli 10, 2026
Pemkab Pati Rampungkan Perbaikan 28 Km Jalan Rusak

Pemkab Pati Rampungkan Perbaikan 28 Km Jalan Rusak

Juli 10, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com