LINIKATA.COM, PATI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra melantik 242 kepala sekolah untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Pendapa Pati, Selasa (2/6/2026). Ratusan kepsek tersebut diminta segera tancap gas mempersiapkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa rotasi berupa promosi dan mutasi jabatan merupakan hal yang lumrah dan wajar dalam sebuah struktur organisasi. Menurutnya, kebijakan ini mutlak dilakukan demi memenuhi kebutuhan organisasi sekaligus menghadirkan penyegaran guna mendongkrak kinerja pelayanan pendidikan.
“Sebanyak 242 kepala satuan pendidikan yang dikukuhkan,” ujar Chandra.
Baca juga: Trotoar Barat Alun-Alun Pati Akan Dipercantik dengan Anggaran Rp18 Miliar
Dalam penempatan tugas baru ini, tim pertimbangan memperhatikan berbagai aspek secara matang, termasuk senioritas kepala sekolah serta jarak tempuh dari tempat tinggal menuju lokasi penugasan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif dan optimal.
“Dalam penempatan ini kami memperhatikan berbagai aspek, termasuk senioritas dan jarak tempuh, sehingga kinerja kepala sekolah dapat semakin maksimal dalam melayani peserta didik,” ujarnya.
Diminta Tancap Gas Urus Kelulusan Siswa dan SPMB
Chandra meminta seluruh kepala sekolah yang baru saja dilantik untuk langsung tancap gas melaksanakan tugas di sekolah masing-masing pada hari yang sama. Ia menginstruksikan para kepala sekolah untuk mengawal ketat penyelesaian administrasi pengumuman kelulusan siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP, serta mematangkan persiapan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menjunjung tinggi nilai integritas.
“Setelah dikukuhkan, saya minta segera menyesuaikan diri di tempat tugas masing-masing dan memastikan seluruh tahapan pelayanan pendidikan berjalan baik, terutama pengumuman kelulusan dan persiapan SPMB,” tegasnya.
Baca juga: Hilang 4 Ribu Ha, JMPPK Sebut Bekas Kawasan Kars Kendeng Pati Jadi Tambang
Pembaruan Data Dapodik dan SI-ASN Dipercepat
Pasca-agenda pengukuhan selesai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati langsung memerintahkan tim Dapodik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk bergerak cepat memperbarui draf data penugasan agar hak-hak guru tidak terkendala. Di sisi lain, BKPSDM juga diminta mengawal pembaruan data ASN pada sistem SI-ASN sehingga seluruh administrasi kepegawaian tetap akurat dan mutakhir.
Menutup sambutannya, Chandra kembali menekankan bahwa sektor pendidikan merupakan prioritas utama pembangunan jangka panjang di Kabupaten Pati. Ia menaruh harapan besar agar para kepala sekolah baru ini mampu menjadi motor penggerak kemajuan literasi.
“Di pundak bapak dan ibu semua saya titipkan anak-anak didik kita yang kelak menjadi tonggak kemajuan Kabupaten Pati. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” pungkasnya mendalam. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















