LINIKATA.COM, KUDUS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus berhasil membekuk seorang pria berinisial H, terduga pelaku perampokan sadis yang menyasar seorang nenek berusia 70 tahun berinisial M, warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Wakapolres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo, mengungkapkan bahwa pelaku bertindak sendirian. Pelaku menyusup ke dalam rumah korban dan langsung melakukan tindakan kekerasan untuk melumpuhkan korban yang sudah lanjut usia.
“Pelaku masuk ke rumah, mendekati korban, lalu merampas beberapa perhiasan emas yang sedang dikenakan korban. Pelaku sempat memukul pelipis mata bagian kanan korban,” ujar Kompol Rendi, di lokasi kejadian.
Baca juga: Lansia di Kudus Dirampok dan Dianiaya, Perhiasan Senilai Rp100 Juta Raib
Rendi mengungkapkan, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi pada Kamis (28/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Begitu menerima laporan subuh tadi, tim Tim Inafis dan penyidik Polres Kudus langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Selanjutnya menyisir lapangan, serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi atau rumah korban. Pelaku berhasil ditangkap dalam waktu dekat beserta barang bukti,” ungkapnya.
Kondisi Kesehatan Korban Dipastikan Aman
Disinggung kesehatan korban, Kompol Rendi memastikan kondisi kesehatan korban saat ini relatif aman.
“Petugas medis Polres sudah mengecek. Alhamdulillah tidak ada luka serius. Hanya luka lebam akibat pukulan di pelipis yang sudah diobati. Kami juga berkoordinasi dengan keluarga untuk pemeriksaan klinis lanjutan,” tambahnya.
Baca juga: Dana Desa di Kudus Cair, Fokus Kemiskinan Ekstrem
Kronologi Mencekam Penganiayaan Korban
Sementara anak korban, Bustanul Arifin (50), menceritakan kepanikan saat mendapati rumah ibunya terkunci dari luar sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah diperiksa, pelaku diduga masuk melalui jendela samping yang terbuka.
Menurut penuturan ibunya, pelaku yang mengenakan helm saat beraksi langsung menengkurapkan dan menindih tubuh korban. Pelaku memukul wajah korban berkali-kali sembari melontarkan ancaman pembunuhan jika korban berani berteriak atau melapor.
“Ibu dipukul kanan-kiri dan diancam mau dibunuh. Pelaku hanya mengincar perhiasan di tubuh ibu berupa gelang dan cincin emas seberat sekitar 50 sampai 100 gram,” ungkap Bustanul. (LK8)
Editor: Ahmad Muhlisin













