LINIKATA.COM, PATI – Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Pati tergenang banjir usai hujan mengguyur dalam waktu semalam. Sebanyak sembilan desa pun terdampak.
Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, memaparkan banjir melanda empat kecamatan. Banjir ini dari beberapa tipe, mulai dari banjir bandang, banjir genangan hingga banjir rob.
Empat kecamatan yang tergenang banjir yakni Kecamatan Wedarijaksa dengan empat desa, Kecamatan Batangan dengan tiga desa, Kecamatan Gabus dan Kecamatan Tayu masing-masing satu desa.
Baca juga: Tanggul Sungai Widodaren Jebol, Dua Desa di Batangan Pati Terendam Banjir
“Banjir di Kabupaten Pati, untuk wilayah Wedarijaksa itu ada empat desa. Masih ada genangan dengan ketinggian variasi 10-30 cm. Baik di pemukiman maupun area persawahan,” ujar Martinus, Senin (25/5/2026).
Daftar Desa yang Terdampak Banjir di Pati
Adapun daftar desa yang terdampak, Kecamatan Wedarijaksa yakni, Desa Panggungroyo, Jontro, Ngurenrejo, dan Ngurensiti. Lalu, Kecamatan Batangan yaitu Desa Ketitingwetan, Desa Raci dan Desa Ngening.
“Untuk wilayah Batangan, ketinggian air 20-100 cm baik di pemukiman dan sawah,” tutur dia.
Sedangkan di Kecamatan Gabus yakni Dukuh Paras, Desa Tanjunganom yang merupakan banjir bandang dan Kecamatan Tayu di Tunggulsari yang merupakan banjir rob.
“Banjir di Tanjunganom menyebabkan arus lintas dari Gabus ke Tambakromo tersendat. Karena limpasan air. Jebol tanggul di Tanjunganom. Untuk Tunggulsari itu rob, banjir rob,” ungkap dia.
Baca juga:
Dipicu Luapan Sungai dan Tanggul Jebol
Ia memaparkan, banjir di sejumlah desa di Kabupaten Pati ini dipicu intensitas hujan yang tinggi pada Minggu (24/5/2026) malam. Hujan mengguyur Kabupaten Pati dan sekitarnya sehingga membuat aliran sungai meluap dan sejumlah tanggul jebol.
“Hujan kiriman Muria dan Kendeng,” kata dia.
Pihaknya pun melakukan penanganan mulai dari melakukan pembersihan pasca banjir bandang di Tanjunganom hingga siap memberikan bantuan logistik bila diperlukan.
“Tunggulsari kalau memang mengganggu dan perlu mengungsi kita bantu logistik,” tandas dia.
Editor: Ahmad Muhlisin














