LINIKATA.COM, PATI – Pelarian calon pengantin wanita asal Desa Tajungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati kandas di Kabupaten Jepara, Sabtu (23/5/2026). Gadis yang tega meninggalkan calon suaminya di hari pernikahan itu ditemukan sedang bersembunyi di salah satu hotel bersama pria lain.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, saat digerebek anggota kepolisian keduanya tampak berada di dalam sebuah kamar hotel yang didominasi warna putih. Sang pria yang diduga merupakan kekasih gelapnya terlihat mengenakan kaus polo warna cokelat dan celana pendek hitam.
Sementara sang calon pengantin wanita yang mengenakan kemeja hitam dan celana krem tampak merapikan barang bawaannya di atas meja kecil.
Baca juga: Viral Calon Pengantin di Pati Menghilang Jelang Akad Nikah, Diduga Kabur dengan Pria Lain
Mereka akhirnya dibawa pulang ke Kabupaten Pati dengan sebuah mobil bersama anggota kepolisian.
Terlacak dari Motor Beat dan Buku Tamu Hotel
Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid menjelaskan, Nayla ditemukan bersama bersama seorang pria bernama DF (18) di Hotel RedDoorz Near, Jalan Nusa Indah, Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara pada pukul 5.15 WIB. Keberadaan sepasang kekasih ini berhasil terendus berkat kejelian petugas di lapangan.
“Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sepeda motor Honda Beat Street di lokasi hotel serta nama Davin yang tercatat di buku tamu hotel dengan nomor kamar 04,” beber AKP Mujahid dalam rilisnya.
Petugas kemudian melakukan pengecekan ke kamar tersebut dengan didampingi penjaga hotel. Saat pintu diketuk, Nayla dan Davin ditemukan berada di dalam kamar hotel dan langsung diamankan tanpa adanya perlawanan.
Keluarga Jalani Proses Mediasi di Mapolresta Pati
Aksi nekat dari gadis berusia 19 tahun ini sebelumnya sempat memicu kehebohan besar lantaran ia mendadak menghilang secara misterius dari rumahnya pada waktu subuh, tepat beberapa jam sebelum prosesi ijab kabul bersama Muhammad Musalim (33) digelar.
Baca juga: Polresta Pati Turun Tangan Cari Calon Pengantin yang Diduga Kabur dengan Pria Lain
Langkah penggerebekan di luar kota ini sekaligus menjadi titik akhir dari pencarian intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan pemerintah desa setempat selama dua hari terakhir.
“Kedua orang tersebut kemudian kami bawa ke Mapolresta Pati untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tambah AKP Mujahid.
Hingga saat ini, kedua belah pihak keluarga besar, baik dari pihak perempuan maupun pihak lelaki yang batal menikah, masih menjalani proses mediasi dan klarifikasi secara mendalam di Mapolresta Pati guna mencari jalan keluar dari persoalan tersebut.
Editor: Ahmad Muhlisin














