LINIKATA.COM, PATI – Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar Kamis (16/4/2026), bursa calon Ketua DPC PKB Kabupaten Pati mulai memanas. Sejumlah nama besar muncul ke permukaan, termasuk sosok Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Chandra yang merupakan kader PKB disebut-sebut masuk dalam penjaringan yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW). Masuknya nama orang nomor satu di Bumi Mina Tani saat ini tentu mengubah peta persaingan internal partai berlambang bola dunia tersebut.
Ketua Muscab PKB Pati, Sunoto, menjelaskan bahwa penentuan calon ketua menggunakan sistem penjaringan dari DPW yang kemudian dibawa ke DPP.
Baca juga: Perbaiki 90 Sekolah di Pati, Menteri Abdul Mu’ti Habiskan Rp67 M
“Kandidat sistemnya usulan dari DPW. Hasil tim turba (turun ke bawah) mencari informasi dari tokoh NU dan masyarakat, kemudian mengerucut satu nama. Besok hari Kamis baru diumumkan resminya,” ungkap Sunoto, Senin (13/4/2026).
Deretan Tokoh yang Masuk Bursa
Selain Risma Ardhi Chandra, beberapa nama petahana dan legislator kawakan juga dikabarkan masuk dalam radar kandidat. Di antaranya adalah Ketua DPC PKB Pati saat ini, Syaifulah Rizal (Gus Rizal), Anggota DPRD Jawa Tengah Sugiarto, hingga Anggota DPRD Pati Kastomo dan Husein.
Meski nama-nama tersebut sudah ramai diperbincangkan di akar rumput, Sunoto menegaskan bahwa fakta sebenarnya baru akan terungkap saat pembukaan Muscab oleh petugas DPP.
“Informasi nama itu belum valid berdasarkan fakta sebenarnya, baru asumsi teman-teman. Resminya besok kalau sudah dibuka dan dibacakan petugas dari DPP,” tambahnya.
Baca juga: Plt Bupati Pati Lantik Pimpinan Baru Baznas, Ini Daftar Lengkapnya!
Harapkan Kader Pengabdi, Bukan Pragmatis
Pihak panitia berharap Muscab kali ini benar-benar memunculkan kader terbaik yang memiliki dedikasi tinggi terhadap partai. Sunoto pun memberikan catatan keras agar proses pemilihan tidak terjebak dalam pragmatisme finansial.
“Harapannya muncul kader terbaik. DPP jangan terjebak pragmatisme karena muncul asumsi siapa yang punya uang banyak dia yang jadi. PKB itu partai kader, harus mengutamakan dedikasi dan pengabdian,” pungkasnya. (LK1)
Editor: Ahmad Muhlisin















