LINIKATA.COM, PATI – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta upaya pemerintah menekan penggunaannya, minat masyarakat terhadap sepeda angin kian meningkat. Hal ini terlihat dalam kontes sepeda BMX yang digelar di Desa/Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Minggu (5/4/2026).
Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan mendorong anak-anak lebih mencintai sepeda dibanding kendaraan bermotor.
Kontes yang berlangsung di lapangan bulu tangkis itu diikuti puluhan tim dari kalangan pelajar dari berbagai kecamatan di Bumi Mina Tani.
Baca juga: Pemkab Pati Rencana Terapkan WFH ASN Setiap Jumat mulai Pekan Depan
Panitia Penyelenggara, Setyo Wahyudi, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyalurkan kreativitas anak-anak dalam merakit serta merawat sepeda mereka. Selain itu, di tengah krisis bahan bakar minyak akibat konflik di Timur Tengah, kontes ini juga diharapkan dapat menekan penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar.
“Kontes ini digelar karena animo masyarakat terhadap sepeda angin meningkat drastis sejak krisis BBM. Ada sekitar 60 peserta yang ikut, meningkat dua kali lipat dibanding sebelumnya.”
Dia berharap, kontes ini, diharapkan anak-anak dapat menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap sepeda angin, sebagai alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan di tengah krisis energi global.
Baca juga: SMK NU Lasem Juara 1 LKS Automobile Technology Tingkat Rembang
Salah satu peserta, Alvaro Gibran, mengaku baru pertama kali mengikuti kontes ini. Ia telah mempersiapkan diri selama dua bulan dengan merakit sepeda secara mandiri.
“Sangat senang bisa mengikuti kontes, bisa mengenal lebih banyak teman. Ini juga mengisi waktu libur sebelum kembali bersekolah,” ujar peserta dari Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan itu.
Editor: Ahmad Muhlisin















