• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Warga Banyudono Rembang Kembali Keluhkan Bau Limbah Pabrik Ikan, Bikin Sesak Nafas

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2026
in Regional
0
Warga Banyudono Rembang Kembali Keluhkan Bau Limbah Pabrik Ikan, Bikin Sesak Nafas
0
SHARES
45
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Warga Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang kembali mengeluhkan bau limbah yang diduga berasal dari pabrik pengolahan ikan PT Indo Seafood.

Bau limbah menyengat tersebut tercium warga yang tinggal di sekitar lokasi pabrik, mulai dari radius 10 meter hingga 500 meter. Bahkan bau limbah tersebut membuat warga sering sesak nafas.

Ketua RT setempat Duri, mengungkapkan, bahwa perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sebelumnya dijanjikan perusahaan belum membuahkan hasil.

Baca juga: DLH Rembang Kantongi Temuan Diduga Sumber Pencemaran Lingkungan di Banyudono

Sebaliknya, warga merasa operasional pabrik sengaja dilakukan pada tengah malam untuk menyiasati bau yang ditimbulkan.

“Kalau terkait zat kimia, kami orang awam tidak tahu menahu ya. Tapi kemarin setelah aktivitas IPAL PT Indo Seafood berbenah warga sudah nyaman. Namun, setelah IPAL beroperasi lagi, masyarakat masih banyak keluhan. Cerobong masih berbau, jam operasi beralih tengah malam,” ungkapnya, Jumat (13/03/2026).

“Warga banyak mengeluh bau menyengat, udara itu terasa seperti diracuni. Bau menusuk sampai paru-paru sakit, mual, dan mata perih,” sambungnya.

Bau limbah, kata Duri mulai dirasakan warga sejak PT Indo Seafood mulai berproduksi. Ia juga mengenang masa lalu saat limbah pabrik masih aman bagi ekosistem.

“Kalau usia perusahaan itu sekarang sudah ulang tahun ke 23. Dulu ikan-ikan berebut makan di saluran outfall. Sekarang? Tidak ada lagi. Yang kami temui justru ikan-ikan yang mati,” ucapnya.

Duri menambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Bupati Rembang.

“Kami masih nunggu hasilnya. Kami sudah bersurat. Saya kira setelah Pak Bupati melakukan sidak kita semua dipanggil. Namun, sampe saat ini sidak kemarin belum diketahui hasilnya,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Affandi menyatakan, pihaknya telah menindaklanjuti temuan tersebut.

Baca juga: Warga Banyudono Rembang Demo Tuntut Pabrik Pengolah Ikan Ditutup

“Nggih, sudah kita tindaklanjuti. Ada indikasi pelanggaran, nanti akan kita bahas dulu sanksinya apa. Senin kepastiannya,” ujarnya melalui pesan singkat.

Sementara itu, Linikata.com telah meminta konfirmasi kepada salah satu pengurus PT Indo Seafood melalui pesan Whatsapp. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban dari PT Indo Seafood. (LK8)

Editor: Ahmad Muhlisin 

Tags: Limbah
Previous Post

Tradisi Smandapa Berbagi Jadi Wadah Pupuk Kepedulian Siswa di Ramadan

Next Post

Bertahun-tahun Terdampak Limbah, Warga Banyudono Rembang Ancam Gugat Pabrik Ikan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bertahun-tahun Terdampak Limbah, Warga Banyudono Rembang Ancam Gugat Pabrik Ikan

Bertahun-tahun Terdampak Limbah, Warga Banyudono Rembang Ancam Gugat Pabrik Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Dinpermades Rembang

Stay Connected

  • 100 Fans
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

Nikmatnya Blekok Goreng, Kuliner Pati yang Tak Bisa Dijumpai Tiap Hari

1
Linikata_com Tawuran Antar 2 Kelompok

Polisi Bongkar Tawuran Brutal Antar Gangster Bersenjata di Sukolilo

0
Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

Jelang Idul Adha, Pengiriman Sapi Kurban Ke Wilayah Jabodetabek dari Pati Meningkat Lima Kali lipat

0
BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

BNPB Catat Bencana Hidrometeorologi Landa Sejumlah Wilayah

0
Museum Patiayam Jadi Saksi Pecahnya Rekor MURI 7.000 Astrea Grand

Museum Patiayam Jadi Saksi Pecahnya Rekor MURI 7.000 Astrea Grand

Juli 6, 2026
Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Tebu Kedungsari Kudus

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Tebu Kedungsari Kudus

Juli 6, 2026
Antisipasi Kemarau, BPBD Pati Siagakan 4 Truk Tangki dan 8 Tandon

Antisipasi Kemarau, BPBD Pati Siagakan 4 Truk Tangki dan 8 Tandon

Juli 6, 2026
Brutal! Puluhan Pemuda Serang Ketitangwetan Pati, 4 Warga Luka

4 Pelaku Penyerangan Ketitangwetan Pati Serahkan Diri, Polisi Buru Pelaku Lain

Juli 6, 2026

Recent News

Museum Patiayam Jadi Saksi Pecahnya Rekor MURI 7.000 Astrea Grand

Museum Patiayam Jadi Saksi Pecahnya Rekor MURI 7.000 Astrea Grand

Juli 6, 2026
Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Tebu Kedungsari Kudus

Petani Lansia Ditemukan Meninggal di Lahan Tebu Kedungsari Kudus

Juli 6, 2026
Antisipasi Kemarau, BPBD Pati Siagakan 4 Truk Tangki dan 8 Tandon

Antisipasi Kemarau, BPBD Pati Siagakan 4 Truk Tangki dan 8 Tandon

Juli 6, 2026
Brutal! Puluhan Pemuda Serang Ketitangwetan Pati, 4 Warga Luka

4 Pelaku Penyerangan Ketitangwetan Pati Serahkan Diri, Polisi Buru Pelaku Lain

Juli 6, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com