• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

DLH Rembang Kantongi Temuan Diduga Sumber Pencemaran Lingkungan di Banyudono

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2025
in Regional
0
DLH Rembang Kantongi Temuan Diduga Sumber Pencemaran Lingkungan di Banyudono

Kepala DLH Rembang, Ika Himawan Afandi. Foto: Linikata/LK8

0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, REMBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang mengantongi sejumlah temuan yang diduga menjadi sumber pencemaran lingkungan di Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori. Temuan tersebut akan segera dirangkum dalam rekomendasi yang disampaikan ke kementerian terkait, mengingat sebagian kewenangan pengawasan berada di tingkat pusat.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari audiensi warga Banyudono yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Pantai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang. Warga mengeluhkan dampak limbah dari dua pabrik yang beroperasi di wilayah mereka. Dampak yang dirasakan antara lain bau menyengat hingga dugaan pencemaran pantai.

Usai audiensi yang berlangsung belum lama ini, DPRD Rembang bersama DLH dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung meninjau lokasi untuk mengkaji kondisi di lapangan.

Baca juga: Temui DPRD Rembang, Warga Banyudono Keluhkan Bau Limbah Pabrik Ikan

Kepala DLH Rembang, Ika Himawan Afandi, menyampaikan bahwa dari dua perusahaan yang diadukan, satu dinilai sudah sesuai karena telah mengantongi izin.

“Yang satu PT sudah sesuai karena mereka juga sudah mengantongi izin,” jelas Ika, Kamis (17/7/2025).

Namun, pada satu perusahaan lainnya, tim menemukan sejumlah indikasi pelanggaran, termasuk dugaan pembuangan limbah ke selokan serta keberadaan pipa (paralon) di lahan milik warga.

“Ada paralon yang dibuang ke lahannya pemilik. Tapi mereka beralasan sudah tidak difungsikan. Warga menuntut untuk dibongkar, dan pihak perusahaan siap,” tambahnya.

Keluhan soal bau menyengat pun menjadi perhatian. DLH menduga bau tersebut bersumber dari proses pengeringan yang belum sesuai standar pengelolaan limbah.

Baca juga: Perbaikan Jalan Pasar Rembang Ditargetkan Rampung Juli Ini

Ika menegaskan, DLH akan menyampaikan semua temuan tersebut ke DPRD sebagai dasar untuk meneruskan rekomendasi ke kementerian.

“Biar dewan merekomendasikan ke kementerian. Karena ini sudah menjadi kewenangan pusat, kami hanya menyampaikan rekomendasi teknis,” tandasnya. (LK8)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: DPRD RembangPencemaran
Previous Post

Minimalkan Kecelakaan, Petugas Gabungan Gelar Ramp Check Angkutan Umum di Pati

Next Post

Petani Grobogan Semringah Harga Gabah Jauh di Atas HPP Pemerintah

Redaksi

Redaksi

Next Post
Petani Grobogan Semringah Harga Gabah Jauh di Atas HPP Pemerintah

Petani Grobogan Semringah Harga Gabah Jauh di Atas HPP Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com