• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Warga Mintobasuki Pati Terpaksa Berkarib dengan Banjir Tahunan

Redaksi by Redaksi
Januari 16, 2026
in Regional
0
Warga Mintobasuki, Gabus, Pati beraktivitas dengan perahu saat banjir

Warga Mintobasuki Pati beraktivitas di tengah banjir dengan menggunakan perahu. Foto: Linikata/Lk1

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah terdampak banjir paling parah. Letak geografis desa yang berada di cekungan membuat banjir yang rutin tiap tahun ini selalu bertahan lama.

Kondisi ini membuat warga melakukan berbagai cara untuk bertahan selama banjir yang kadang sampai berbulan-bulan. Tak sedikit warga yang kemudian meninggikan rumahnya dan bahkan mempunyai perahu meski mereka bukan nelayan.

Setiap banjir, warga juga sering memilih bertahan di rumah masing-masing, meski genangan di dalam rumah mencapai 50 centimeter lebih.

Baca juga: Puluhan Hektare Sawah di Banjarsari Pati Kebanjiran, Kerugian Capai Rp100 Juta

Warga mengaku hanya bisa pasrah, karena Desa Mintobasuki memang kerap kebanjiran setiap tahunnya. Salah satu warga, Agus Sutomo, mengatakan, sampai Jumat (16/1/2026), ketinggian banjir sudah mencapai 50 centimeter hingga 1 meter. Sementara di dalam rumah rata-rata mencapai 50 cm.

“Luapan sungai Silugonggo. Naiknya begitu cepat,” ujar dia.

Dia menyebut, warga memang memanfaatkan perahu untuk beraktivitas lantaran akses jalan sudah tak bisa dilalui dengan sepeda motor atau mobil.

“Keluar masuk kampung dengan perahu. Untuk ngantar anak ke sekolah atau kerja. Kendaraannya dititipkan ke tempat tetangga yang aman dari banjir,” imbuh dia.

Ketua RT2/2 Desa Mintobasuki, Eko Priyanto mengatakan, warga memilih bertahan di rumahnya untuk menjaga barang-barang agar tak hanyut. Untuk tidur, warga memilih meninggikan tempat tidur yang diganjal dengan umpak. Ada pula yang membuat ranggon atau bambu yang ditata tinggi untuk tidur.

Baca juga: Desa Kasiyan Terendam Banjir, Jalur Alternatif Pati-Kudus Terancam Lumpuh

“Kalau di RW ini ada sekitar 120 rumah warga. Sebagian besar bertahan meski ada juga orangtua dan anak-anak yang diungsikan ke rumah sanak saudara yang lebih aman,” imbuh dia.

Priyanto berharap pemerintah dapat memberi perhatian. Salah satunya dengan dilakukan normalisasi pada Sungai Silugonggo.

“Setiap ada banjir kiriman dari Utara atau Selatan dan Sungai tak mampu menampung ya banjir,” imbuh dia. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

Tags: banjirBanjir Pati
Previous Post

Minim Bantuan, Korban Banjir di Banjarsari Pati Bertahan dengan Beras Sekilo

Next Post

Kepala BNPB Sebut Dangkalnya Sungai Silugonggo Sebabkan Banjir Kudus-Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kepala BNPB Sebut Dangkalnya Sungai Silugonggo Sebabkan Banjir Kudus-Pati

Kepala BNPB Sebut Dangkalnya Sungai Silugonggo Sebabkan Banjir Kudus-Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

4
Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

Sampai Juli Ada 73 Kebakaran di Pati, Ini 3 Kecamatan Kasus Terbanyak

3
Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026

Recent News

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

Aksi Maling Kotak Amal Musala Rahtawu Kudus Dipergoki Warga, Dua Pelaku Diringkus

September 6, 2026
Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

Polisi Bongkar Sindikat Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, Negara Rugi Rp10,8 M

September 5, 2026
Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

Fakta Menarik SMPN 1 Pati, Sekolah Rintisan Kemerdekaan yang Berdiri di Bekas Pabrik

September 5, 2026
Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

Nestapa Desa Terluar Pati: 3 Pekan Kekeringan, Warga Kletek Cari Air Sejauh 1 Km

September 5, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com