• About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Lini Kata
Advertisement
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner
No Result
View All Result
Lini Kata
No Result
View All Result
Home Regional

Petani Pati Gembira Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen

Redaksi by Redaksi
Oktober 23, 2025
in Regional
0
Petani Pati Gembira Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen

Petani Desa Jambean Kidul, Margorejo, Pati sedang memeriksa padi di sawahnya. Foto: Linikata/LK1

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LINIKATA.COM, PATI – Pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sebesar 20 persen mulai Rabu (22/10/2025). Ketetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 tentang Jenis, Harga Eceran Tertinggi dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2025.

Kebijakan ini disambut antusias oleh petani di Kabupaten Pati, salah satunya Kamelan. Warga Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo itu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah membantu meringankan petani.

“Kami memberikan apresiasi kepada pemerintah. Yang mana, sebagai tanda untuk mendukung pertanian, pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen,” katanya saat ditemui di lahannya, Kamis (23/10/2025).

Baca juga: Harga Gabah Ketan di Pati Naik Capai Rp8.500 per Kilogram

Kamelan membeberkan, dengan kebijakan ini, harga pupuk urea yang tadinya Rp112.500 per sak kemasan 50 kilogram turun menjadi Rp90.000. Kemudian untuk Pupuk NPK Phonska turun dari Rp115.000 per sak kemasan 50 kilogram menjadi Rp92.000.

“Untuk stok, karena selama ini kuota subsidi itu dicukupi, ditambah, jadi stoknya lumayan aman,” kata dia.

Menurutnya, belum banyak petani yang mengetahui harga terbaru pupuk bersubsidi ini karena baru diumumkan kemarin. Tingkat pembelian juga masih normal seperti hari-hari sebelumnya.

“Sebetulnya ini kan baru, ya. Baru ada keputusan turun dan kemarin kemungkinan belum ada penebusan. Untuk hari ini mungkin mulai ada penebusan,” kata Kamelan.

Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani soal kemungkinan munculnya mafia pupuk yang menyebabkan langkanya pupuk bersubsidi di pasaran. Mengingat, harga pupuk bersubsidi dan non-subsidi bedanya cukup besar. Dia mencontohkan, harga Pupuk Urea per sak isi 50 kilogram bisa mencapai Rp450.000.

“Perbedaan harga antara non-subsidi dan subsidi yang terlalu tinggi itu kan untungnya banyak. Jadi sangat menggiurkan di mata para mafia pupuk,” sebutnya.

Baca juga: Petani di Rembang Keluhkan Harga Pupuk Subsidi di Atas HET dan Sulit Didapat

Makanya, Kamelan meminta pemerintah harus melakukan pengawasan sangat intens pada distribusi pupuk bersubsidi agar tidak dimainkan oleh para mafia.

“Bila pengawasan di tingkat distribusi tidak ada, kelangkaan pupuk bersubsidi bisa saja terjadi,” pungkas Kamelan. (LK1)

Editor: Ahmad Muhlisin

 

Tags: Harga pupukPetani Patipupuk bersubsidi
Previous Post

Waspada!! Ini Daerah Rawan Bencana di Pati Selama Peralihan Musim

Next Post

Memotret Luka Keluarga dalam Pentas Teater As STAI Pati

Redaksi

Redaksi

Next Post
Memotret Luka Keluarga dalam Pentas Teater As STAI Pati

Memotret Luka Keluarga dalam Pentas Teater As STAI Pati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

Stay Connected

  • 700 Fans
  • 1000 Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Kuota Belum Terpenuhi, 7 SMP di Rembang Buka SPMB Tahap Dua

Juni 13, 2026
Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Sekolah Negeri Kekurangan Murid, SMPN 2 Pamotan Ungkap Penyebabnya

Juni 15, 2026
Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Orang Tua Tak Perlu Bingung, Sekolah di Rembang Bakal Buka Posko Bantu Pendaftaran SPMB Online

Juni 3, 2026
Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Dorong Transformasi Pendidikan, Pemkab Rembang Luncurkan Educare

Mei 4, 2026
​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

​Sungai Juwana Kering, Petani Karangrowo Pati Terancam Gagal Panen

5
Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

Kekeringan di Pati Meluas, 20 Desa di 9 Kecamatan Bergantung Bantuan Air Bersih

5
777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Tumbang Diduga Keracunan MBG

5
Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

Geger! Oknum Parpol hingga Ormas di Rembang Diduga Minta Jatah Proyek SD

4
Tetapkan KLB Keracunan MBG, Plt Bupati Pati  Akan Terjun Langsung Evaluasi SPPG

Tetapkan KLB Keracunan MBG, Plt Bupati Pati Akan Terjun Langsung Evaluasi SPPG

September 10, 2026
Sepekan Ada 3 Kasus Dugaan Keracunan MBG, Pemkab Rembang Bahas KLB

Sepekan Ada 3 Kasus Dugaan Keracunan MBG, Pemkab Rembang Bahas KLB

September 10, 2026
Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Pati, Waka BGN: SPPG Bisa Disuspend Permanen

Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Pati, Waka BGN: SPPG Bisa Disuspend Permanen

September 10, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Tambah Jadi 269 Siswa

Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Tambah Jadi 269 Siswa

September 10, 2026

Recent News

Tetapkan KLB Keracunan MBG, Plt Bupati Pati  Akan Terjun Langsung Evaluasi SPPG

Tetapkan KLB Keracunan MBG, Plt Bupati Pati Akan Terjun Langsung Evaluasi SPPG

September 10, 2026
Sepekan Ada 3 Kasus Dugaan Keracunan MBG, Pemkab Rembang Bahas KLB

Sepekan Ada 3 Kasus Dugaan Keracunan MBG, Pemkab Rembang Bahas KLB

September 10, 2026
Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Pati, Waka BGN: SPPG Bisa Disuspend Permanen

Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Pati, Waka BGN: SPPG Bisa Disuspend Permanen

September 10, 2026
Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Tambah Jadi 269 Siswa

Korban Dugaan Keracunan MBG di Gembong Pati Tambah Jadi 269 Siswa

September 10, 2026
Lini Kata

Copyright © 2026 Linikata.com

Navigate Site

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
    • Pemerintah
  • Regional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • UMKM
  • Takon Kang Deddy
  • Lini Video
  • Kriminal
    • Peristiwa
  • Wisata
    • Kuliner

Copyright © 2026 Linikata.com